Berita
Oleh M Anwar pada hari Kamis, 23 Feb 2017 - 10:54:32 WIB
Bagikan Berita ini :

Mantan Kapolri Ini Batal "Blak-blakan" Soal Kasus Antasari, Ini Alasannya

54Kapolri-Jend-Bambang-Hendarso-Danuri.jpg
Bambang Hendarso Danuri ketika menjabat sebagai Kapolri (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri rencananya akan memberi keterangan resmi soal kasus mantan Ketua KPK Antasari Azhar, Kamis (23/2/2017). Namun hal itu batal dilakukan.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, penundaan pernyataan resmi Bambang Hendarso lantaran belum bisa menghadirkan tim penyidik secara lengkap.

"Ditunda karena tim belum lengkap," kata Boy saat dikonfirmasi, Kamis (23/2/2017).

Boy belum dapat memastikan sampai kapan penundaan dilakukan.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Bambang Hendarso akan memberikan pernyataan resmi mengenai kasus Antasari Azhar hari ini. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri rapat kerja Polri dengan Komisi III DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Namun, Tito tak merinci lebih jauh mengenai waktu dan di mana Bambang akan memberikan keterangan.

Diketahui, Bambang menjabat Kapolri pada Oktober 2008 hingga Oktober 2010.

Antasari divonis hukuman penjara karena kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen pada 11 Februari 2010 lalu. Di hadapan anggota dewan, Tito menegaskan, yang dilaporkan Antasari bukan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tapi anggota Polri.

Antasari merasa sejumlah anggota Polri melakukan pembiaran dan seolah melakukan rekayasa atau menghilangkan barang bukti kasus.

"Yang bersangkutan datang ke Mabes Polri justru melaporkan anggota Polri, termasuk pak Kapolda Metro," kata Tito.(yn)

tag: #antasari-azhar  #kapolri  #susilo-bambang-yudhoyono-sby  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...