Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 17 Mar 2017 - 16:17:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Ustadz Kampung Deklarasi Dukung Ahok-Djarot

13ahok-ustadz-kampung.jpg
Forum Ustadz Kampung dan Pemuda Muslim Pro NKRI (FUPM) saat deklarasi mendukung Ahok-Djarot ‎di Subang, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017) (Sumber foto : Alfian Risfil/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dukungan terhadap pasangan calon Ahok-Djarot di putaran kedua Pilgub DKI terus berdatangan. Kali ini datang dari sejumlah orang menga‎tasnamakan Forum Ustadz Kampung dan Pemuda Muslim Pro NKRI (FUPM).

Mereka mengenakan pakaian khas ulama dan kyai, diantaranya dengan ikat kepala dan lilitan surban di pundaknya. ‎Disela-sela acara, mereka sesekali juga meneriakkan takbir.

"Kami memutuskan mendukung Ahok-Djarot karena manfaatnya sudah kami rasakan," kata Koordinator FUPM ustadz Rijal Maulana di Subang, Jakarta Pusat, Jumat (17/3/2017).

Dijelaskan Rijal, ‎selama Ahok berkuasa sejumlah perbaikan lsudah dilakukan. Diantaranya soal pendidikan dan kesehatan.

"Alhamdulilllah, melalui KJP dan KJS pendidikan dan kesehatan anak-anak di Jakarta kini sudah terjamin," katanya.‎

Selain itu, lanjut Rijal, Ahok juga terbukti peduli dengan menaikkan gaji para marbot dan obe penjaga masjid di DKI Jakarta.

"Pak Ahok menaikkan gaji OB (office boy) dan marbot yang tadinya hanya Rp 600 ribu menjadi Rp 3 juta," cetusnya.(yn)

tag: #ahokdjarot  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Minggu, 29 Mar 2026
JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...