Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Minggu, 19 Mar 2017 - 06:25:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Djan Faridz : Kalau Ahok Perempuan Gue Kawinin Juga!

63IMG_20170319_063708.jpg
Djan Faridz (Sumber foto : Aris Eko )

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta Djan Faridz curhat tentang dirinya yang belakangan sering 'dibully' banyak pihak di media sosial.

Hal itu lantaran keputusan DPP PPP Djan mendukung Calon Gubernur yang menyandang status terdakwa penistaan Agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Diakui Djan, akhir-akhir ini banyak pihak berpendapat, bahwa dukungan tersebut didasarkan karena dia berkeluarga dengan Ahok.

"Saya di-bully habis-habisan, banyak yang sebar foto saya sama istri saya. Djan Faridz itu kakak iparnya Ahok dari istri ketiganya, kalau istri ketiga memang kenapa?" kata Djan, dalam acara pelucuran Tim Reaksi Cepat Bhinneka Tunggal Ika-Basuki Djarot, di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3/2017).

Djan akhirnya blak-blakan, memang betul telah menikahi saudara istri Ahok, Veronica Tan. Sehingga kini mereka memiliki hubungan keluarga cuku dekat.

"Jadi Ahok itu adik ipar saya, kenapa kalau gue iparan sama Ahok? Salahnya di mana?" cetus Djan.

Setelah menikah, Djan juga bersyukur karena berhasil mengajak sang istri untuk mempelajari agama Islam.

"Artinya ada manfaatnya untuk saya, saya dapat pahala karena mengislamkan istri saya," katanya.

Selain itu, Djan juga mengaku senang dengan kepemimpinan adik iparnya di Jakarta selama ini. Hal itulah yang menurutnya, menyebabkan dirinya memutuskan mendukung Ahok-Djarot hingga putaran kedua Pilgub DKI 2017.

"Kalau si Ahok perempuan, gue kawinin juga dia jadi istri keempat. Tapi enggak bisa, gue bersaudara sama dia," ucap Djan. (icl)

tag: #ahok  #pilkada-jakarta-2017  #ppp  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...