Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Minggu, 16 Apr 2017 - 06:25:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Prabowo: Kita Akhiri Jakarta yang Gaduh dan Terbelah

91prabowo1.jpg
Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pada hari terakhir kampanye, Sabtu (15/4/2017) Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengajak masyarakat Jakarta mengakhiri Jakarta yang gaduh dan terbelah. Selain itu, dia juga memberikan jaminan pribadi di bawah Anies-Sandi keberagaman Jakarta akan dirawat, dan ditekankan pula sisi keadilan sosial dan rasa persatuannya.

Pesan Prabowo di akhir hari kampanye disampaikan melalui aneka media, video yang disebarkan melalui aneka media sosial, siaran pers berupa teks, dan serial meme (gambar berpesan) dengan aneka kutipan dan tagline "Anies-Sandi untuk Jakarta Bersatu."

Prabowo menyampaikan kejenuhan warga Jakarta atas kegaduhan yang ada. Terlebih, kegaduhan tersebut tercipta hanya karena ulah satu orang saja. "Kita semua jenuh dengan Jakarta yang gaduh. Kita semua bosan dengan Jakarta yang terbelah. Kita kecewa karena ini semua terjadi hanya karena ulah satu orang saja," kata Prabowo.

Prabowo melanjutkan, untuk meraih kemakmuran, diperlukan Jakarta yang stabil. Selain itu, dunia bisnis juga menurutnnya memerlukan Jakarta yang aman. Begitu pun rakyat yang banyak menginginkan Jakarta yang berkeadilan, serta umat beragama memerlukan pemimpin yang menghormati keyakinan mereka.

Demi menciptakan suasana tersebut, Prabowo mengingatkan agar pada saat pencoblosan putaran dua Pilgub DKI 2017, rakyat Jakarta datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak Golput, karena menurutnya suara mereka menentukan masa depan Jakarta.(plt)

tag: #prabowo-subianto  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...