Duh... Ahok kalah
Oleh Djoko Edhi S Abdurrahman (Mantan Anggota Komisi Hukum DPR RI) pada hari Rabu, 19 Apr 2017 - 19:47:47 WIB

Bagikan Berita ini :

72SAVE_20160822_125409.jpg
Sumber foto : Ilustrasi oleh Kuat Santoso
Djoko Edhi S Abdurrahman (Mantan Anggota Komisi Hukum DPR RI)

Duh, Ahok kalah, saya kehilangan pekerjaan. Sebab, saya itu, kompor gas 3kg. Kalau Ahok kalah, kompor saya mati. Tak ada yang dikompori.

Apalagi jika besok, sidang Ahok kalah lagi. Habis saya. Kompor mati. Tentu tak benar, karena Ahok masih berkuasa 6 bulan lagi. Namun, begitu dakwaan JPU 5 tahun sesuai Pasal 156 a, dan JPU minta ditahan, Ahok tak pulang lagi. Melainkan pulang ke penjara Cipinang. Karena dakwaan JPU mau-tak-mau 5 tahun, maka Presiden wajib meng -off-kan Ahok dari jabatan Gubernur sesuai Pasal 183 UU Pemda.

Saya usul divonis 7 tahun. Reasonnya KUHP. Ancaman hukuman 5 tahun Pasal 156a ditambah 1/3 karena mengulangi perbuatannya selama tidak ditahan. Maka 7 tahun. Jadi, Ahok tak pulang lagi ke rumah, melainkan nyantri ke penjara Cipinang. Jika majelis menghukumnya 5 tahun, potong masa tahanan.

Repotnya, hendaknya jangan di penjara Cipinang. Kuatir dianiaya orang di sana. Saya usul di penjara Pamekasan saja.(*)

 

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Tidak ada Poling untuk saat ini