Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 10 Feb 2015 - 21:31:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Kurtubi Sebut Program Konversi BBG Setengah Hati

90photo-5.JPG
Kurtubi, Anggota Fraksi Partai Nasdem (Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Politisi Partai Nasdem Kurtubi menilai program konversi bahan bakar gas (BBG) seperti setengah hati. Ini lantaran alokasi dana pembangunan prasarana BBG tergolong sedikit.

"Ini program konversi BBG kayak enggak-enggak gitu loh. Menurut saya dana untuk pembangunan prasarana BBG sangat sedikit," ujar Kurtubi saat rapat kerja Komisi VII dengan Menteri ESDM Sudirman Said, Selasa (10/2/2015).

Menurut Kurtubi seharusnya saat inilah pemerintah mengalokasikan dana yang memadai untuk membangun prasarana BBG. Sehingga saat harga minyak rebound (naik) masyarakat sudah di beri opsi beralih ke BBG.

Alokasi dana pembangunan prasarana BBG sebesar Rp 1,696 triliun dia nilai masih perlu di tambah. Sebab prasarana BBG seharusnya dibangun di seluruh daerah. Baik SPBG maupun pipa-pipa gas yang bisa menjangakau beragam konsumen.

Menanggapi keinginan Kurtubi, Menteri Sudirman Said mengungkapkan dalam RAPBNP 2015 pemerintah berencana membangun prasarana bahan bakar gas untuk trasportasi yang meliputi daerah Jabotabek, Jawa Bagian Barat, dan Semarang.

Prasarana BBG yang akan dibangun meliputi 6 SPBG online, 6 SPBG mother station, 5 SPBG daughter station, 2 mobil refueling unit, 8 gas trasportasi module, 2 SPBG eco station, dan 4 jalur pipa penyalur.(ris)

tag: #Kurtubi  #BBM  #Premium  #Sudirman  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Putusan MK Soal Sisa Kuota Internet, Wakil Ketua Komisi I: Berikan Perlindungan Lebih Kuat Kepada Hak Konsumen

Oleh Fath
pada hari Minggu, 26 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai ...
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...