Berita
Oleh Sahlan pada hari Sabtu, 17 Jun 2017 - 13:16:55 WIB
Bagikan Berita ini :

Kemendikbud Bantah Fullday School Kurangi Waktu Bermain Anak

78kemendikbud-ts.jpg
Gedung Kemendikbud, Jakarta (Sumber foto : Dok/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Sebagian pihak menilai belajar 8 jam per hari (fullday school) akan mempengaruhi psikis anak, lantaran waktu bermain jadi berkurang. Namun anggapan itu dibantah pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud Ari Santoso mengatakan, dalam Peraturan Mendikbud (Permendikbud) nomor 23 tahun 2017 soal sekolah 8 jam per hari fokusnya tidak hanya kegiatan belajar mengajar, tetapi justru menambah waktu bermain.

"Pendidikan terdiri atas hubungan antara tiga komponen, yaitu sekolah, keluarga, dan masyarakat. Tidak seluruh pendidikan diserahkan ke sekolah," kata Ari dalam diskusi 'Ribut-ribut Fullday School' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6/2016).

Lebih lanjut Ari mengungkapkan, ada salah persepsi di masyarakat terhadap Permendikbud tersebut yang seolah menambah pelajaran.

Justru ia melihat, dalam kurikulum Indonesia saat ini terlalu banyak mata pelajaran, sehingga anak-anak dinilai kurang mendapatkan kebahagian di luar sekolah.

"Padahal dalam Permen ini adanya penguatan pendidikan karakter. Tidak ada satupun menambah pelajaran dalam pendidikan karakter," terang Ari

Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Effendy menyebutkan telah menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) tentang full day school. Permen itu terbit pada 9 Juni lalu dan akan berlaku pada Juli 2017 nanti.

Kehadiran Permen itu merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 19/2017 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 74/2008 tantang Guru.

Menurut Muhadjir, selama ini di sekolah negeri khusunya memang hanya belajar dari Senin hingga Jumat. Hanya saja siswa masih terbebani dengan kegiatan ekstrakulikuler pada Sabtu atau Minggu.(yn)

tag: #mendikbud  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

1.262 Siswa dan Pengajar Secapa AD Terinfeksi Covid-19, Warga Sekitar Malah Takut Dites

Oleh Rihad
pada hari Jumat, 10 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)  - Sebanyak 1.262 siswa dan pengajar terinfeksi Covid-19 di Secapa AD, Bandung, Jabar. Namun hanya 17 orang yang dirawat di RS Cimahi. Sisanya, tanpa gejala atau gejala ...
Berita

Dirotasi PDIP, Ini Rekam Jejak Rieke Diah Pitaloka Mengawal RUU HIP dan Ciptaker di DPR

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Fraksi PDI Perjuangan DPR RI merotasi Rieke Diah Pitaloka sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg). PDIP memilih M Nurdin yang merupakan mantan jenderal polisi bintang ...