Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 23 Jun 2017 - 20:58:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Umat Islam Jakarta Kecewa Djarot Larang Takbir Keliling

53takbiran.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Keinginan warga Jakarta untuk melakukan takbir keliling tampaknya harus gigit jari. Pasalnya, Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat melarang kegiatan tersebut. Hal itu pun membuat warga Ibu Kota kecewa.

Ketua DPW Gema Keadilan DKI Jakarta Ardy Purnawan Sani angkat bicara soal ini. Dia mengaku sangat keberatan dengan larangan takbir keliling tersebut.‎

"Takbir keliling kan tradisi dan budaya yang harus dilestarikan, karena sebagai syiar Islam juga. Ini adalah bentuk ekspresi kegembiraan umat muslim setelah berhasilmenahan hawa nafsu sebulan penuh berpuasa," tutur Ardy di Jakarta, Jumat (23/6/2017).‎

Namun demikian, pria asli Tanah Abang ini berpesan bahwa pelaksanaan malam takbiran yang digelar warga harus berjalan tertib.

Disitulah, kata dia, peran pihak keamanan dalam menertibkan suasana malam takbiran.

"Sangat penting melibatkan petugas keamanan, agar malam takbiran atau kegiatan takbir keliling tetap berjalan aman dan kondusif," jelas Ardy.

Selain itu, Ardy menyayangkan sikap gubernur yang tidak kooperatif dengan pendapat sebagian umat muslim yang menginginkan takbir keliling. Padahal, masalahnya terletak pada kemanan.

"Kalau gubernur khawatir tidak aman saat takbir keliling, ya setidaknya minta bantuan pihak kepolisian agar turut serta mengamankan jalannya takbiran," saran Ardy.

"Kita tahu, mayoritas umat muslim di Jakarta menginginkan takbir keliling, namun gubernur melarangnya. Entah apa alasan sebenarnya larangan itu. Saat ini, warga Jakarta butuh dukungan gubernur untuk melaksanakan takbir keliling," katanya menambahkan.(yn)

tag: #ramadhan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...