Berita
Oleh M Anwar pada hari Senin, 31 Jul 2017 - 23:33:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Kecam DPR, Senator Aceh Ungkap Pasal UUPA Hilang dalam UU Pemilu

9520170731_233210.jpg
Anggota DPD RI Daerah Pemilihan NAD, Haji Sudirman (Sumber foto : Istimewa )

BLANGPIDIE (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sudirman menyesalkan, Undang-Undang (UU) Penyelenggaraan Pemilu yang baru disahkan. Pasanya UU tersebut dinilai menghapus sejumlah pasal UU Pemerintah Aceh sebagai daerah khusus dalam UU tersebut.

“Walaupun DPD RI tidak dilibatkan dalam pengesahan UU baru itu, namun kita sangat menyesalkan dicabutnya beberapa pasal Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) dalam UU Pemilu 2017,” katanya, Selasa (25/7/2017) di Blangpidie.

Senator asal Aceh itu menyampaikan pernyataan tersebut terkait pencabutan dan dinyatakan tidak berlaku lagi pasal 57 dan pasal 60 ayat (1) ayat (2) dan ayat (4) UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh dalam UU Pemilu yang disahkan oleh DPR RI, Jumat (21/7/2017).

Sudirman yang akrab dipanggil Haji Uma mengaku telah mengajukan surat kepada Ketua DPD RI untuk bersikap dan memperjuangkan pembatalan dicabut dan dinyatakan tidak berlaku beberapa pasal dalam UUPA dalam pengesahan UU Pemilu baru itu.

“Dalam surat Nomor 12/10.1/B-03/VII 2017 tertanggal 23 Juli yang saya sampaikan, akibat dicabutnya beberapa pasal dalam pengkreditan UUPA telah menjadi permasalahan bagi rakyat Aceh sebagai daerah khusus,” katanya.

Seharusnya, sebagaimana diatur dalam pasal 8 ayat 2 UU Nomor 11 Tentang Pemerintah Aceh, bahwa rencana pembentukan UU baru oleh DPR RI terutama khusus yang berkaitan dengan Provinsi Aceh harus dilakukan konsultasi dahulu dengan DPR Aceh.

“Mereka terkesan sudah sewenang-wenang mencabut pasal UUPA. Seharusnya DPR RI menghormati kekhususan Aceh sebagaimana diatur dalam pasal 8 UUPA,” tegasnya.

Ia mengaku, surat yang dikirim kepada Ketua DPD RI untuk bersikap karena kekhawatiran ke depan upaya pengkredilan Undang-Undang Pemerintah Aceh terus terjadi.

“Untuk diketahui, pasal 57 UUPA mengatur tentang Komisi Independen Pemilihan (KIP), sedangkan pasal 60 mengatur tentang Panitia Pengawas Pemilihan atau disebut Panwaslih,” demikian ujar Sudirman.(dia/dbs)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement