Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 25 Agu 2017 - 19:33:36 WIB
Bagikan Berita ini :

Fahri Tuntut Buzzer Hoax Pro Pemerintah Diproses Hukum

68(PKS)FahriHamzahII.jpg
Fahri Hamzah (Sumber foto : Dokumen Teropongsenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menuntut, aparat penegak hukum menindak semua bentuk Hoax, baik ditunjukkan dalam bentuk kritik pemerintah maupun dukungan terhadap pemerintah. Saat ini, menurut dia, yang ditindak merupakan kelompok-kelompok penebar Hoax yang berbentuk merugikan pemerintah saja.

"Oleh karenanya, nyatakanlah kriminal pada semua jenis hoax. Baik yang menyerang pemerintah atau kelompok kelompok tertentu. Jadi jangan kemudian dianggap hanya menyerang pemerintah. Sikap itu semacam pengaturan teknis terhadap perusahaan buzzer," ujar dia saat ditemui di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (25/8/2017).

Penegakan hukum terhadap berita hoax tersebut, lanjut dia, tidak boleh memandang apakah menguntungkan atau merugikan pemerintah saja. Jika pemerintah dan aparat penegak hukum memilah jenis Hoax berdasarkan keuntungan pemerintah, hal tesebut akan memberikan nilai pemerintah mencoba mengontrol buzzer dalam mengkritisi pemerintah.

Kelompok-kelompok buzzer kontra akan bertanya kenapa mereka disebut sindikat kejahatan, akan tetapi kelompok penyebar hoax yang pro pemerintah tidak disebut komplotan penjahat penebar kebohongan.

"Kenapa yang itu tidak disebut sindikat padahal itu hoax juga, sehingga orang bisa menagih keadilan jangan sampai ini sepihak, keadilan gak bisa di ditagih," jelas dia.

Fahri mengatakan, di masa Pilpres 2014 silam, Prabowo Subianto sempat dibuat berita bohong. Namun, kenapa pemerintah tidak menindaklanjuti kasus tersebut dan tidak digolongkan dalam kasus penyebaran hoax dan ujaran kebencian.

"Dibikin pakai baju Hitler terus ada kumis kecil, dibilang ini calon pemimpin fasis, diktator. Jahat loh itu, harusnya itu ditangkap juga," kata dia. (Rep/icl)

tag: #fahri-hamzah  #hate-speech  #media-sosial  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Sempat Dibubarkan Tommy, Munaslub Berkarya Tunjuk Muchdi Purwoprandjono Sebagai Ketum

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 12 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Kader yang tergabung dalam Presidium Penyelamat Partai Berkarya menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Meski sempat ...
Berita

BMKG: Gempa Magnitudo 4,7 Getarkan Bengkulu Selatan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Gempa bumi dengan magnitudo 4,7 menggetarkan Bengkulu Selatan, Minggu dini hari pukul 03.54 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan ...