Kader PDIP Ini Bilang Tak Perlu Khawatir dengan Kebijakan E-Toll
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 12 Okt 2017 - 18:35:41 WIB

Bagikan Berita ini :

8darmadi_durianto.jpeg
Sumber foto : Istimewa
Darmadi Durianto

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota DPR dari Fraksi PDIP Darmadi Durianto mengatakan, kebijakan transaksi non tunai di tol (e-Toll) yang akan diterapkan pemerintah tak perlu dikhawatirkan. Terlebih, berpikiran akan adanya PHK massal karyawan PT Jasa Marga.

Justru, lanjut dia, jika kebijakan itu direalisasikan, maka banyak manfaat yang bakal dirasakan masyarakat itu sendiri.

"Karyawan Jasamarga tentu bisa dialihkan ke pekerjaan lain atau divisi lain. Bisa juga difungsikan menjadi team marketing. Ini kan untuk pelayanan umum supaya masyarakat tidak terjebak dalam kemacetan," kata Bendahara Megawati Institute itu di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Darmadi menegaskan, kebijakan e-Toll ujungnya untuk mengurangi kemacetan, karena selama ini pembayaran tunai justru menimbulkan antrean.

"Kalau kebijakan itu jadi, seharusnya tidak ada biaya top up dan sebagainya yang memberatkan masyarakat. Supaya masyarakat bisa terbiasa memakai e toll," tandasnya.

Bagi Darmadi, sepanjang kebijakan tersebut muaranya ditujukan untuk kepentingan masyarakat banyak dan tidak memberatkan, FPDIP akan selalu mendukung kebijakan tersebut.

"Sepanjang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dan yang paling penting adalah jangan menambah beban masyarakat, Kita dukung dengan catatan beban masyarakat jangan ditambah. Biaya-biaya dihilangkan, masyarakat tidak terbebani, perluas penetrasi kartu e toll ke masyarakat dengan sosialisasi terus menerus," pungkasnya.

Diketahui, pemerintah mewacanakan penggunaan kartu e-Toll diseluruh gerbang tol. Kebijakan itu rencananya akan diterapkan secara serentak pada 31 Oktober 2017.(yn)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING
TSTRENDING