Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 10 Mar 2026 - 17:57:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi I DPR RI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital melalui Webinar Literasi Digital

tscom_news_photo_1773140222.jpg
Amelia Anggraini Anggota Komisi I DPR (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Komisi I DPR RI menyelenggarakan Webinar Literasi Digital bertema “PP Tunas: Ruang Digital Anak Aman dan Sehat” pada Rabu (4/3) pukul 10.00 WIB di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak di ruang digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Webinar ini menghadirkan Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Amelia menekankan bahwa perlindungan anak di ruang digital menjadi isu yang semakin penting seiring meningkatnya penggunaan internet dan perangkat digital oleh anak-anak.

Menurut Amelia, ruang digital harus menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, keluarga, institusi pendidikan, serta masyarakat untuk memastikan anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan terlindungi dari berbagai risiko digital.

“Perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat bagi pendidikan dan kreativitas anak. Namun, di sisi lain, kita juga harus memastikan adanya perlindungan yang memadai agar anak-anak tidak terpapar konten negatif, kekerasan digital, maupun eksploitasi di ruang siber,” ujar Amelia.

Sebagai Anggota Komisi I DPR RI sekaligus Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI, Amelia menegaskan bahwa DPR RI terus mendorong penguatan kebijakan serta regulasi yang berkaitan dengan perlindungan anak di ruang digital. Ia juga menekankan pentingnya literasi digital bagi orang tua, guru, dan masyarakat agar mampu mendampingi anak-anak dalam menggunakan teknologi secara bijak.

“Edukasi literasi digital tidak hanya ditujukan kepada anak-anak, tetapi juga kepada orang tua dan pendidik. Dengan pemahaman yang baik, kita dapat menciptakan ekosistem digital yang aman dan sehat bagi generasi muda,” tambahnya.

Selain menghadirkan narasumber dari Komisi I DPR RI, kegiatan ini juga diisi oleh Dr. Ir. Endah Murtiana Sari, ST, MM., Rektor Universitas Sains Indonesia, yang membahas pentingnya peran institusi pendidikan dalam membangun kesadaran literasi digital dan perlindungan anak di lingkungan akademik. Ia menekankan bahwa pendidikan digital harus dibarengi dengan penguatan nilai etika, tanggung jawab, serta pemahaman tentang keamanan digital.

Sementara itu, Sinta Lestari, akademisi, menyampaikan perspektif mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang ramah anak. Ia menjelaskan bahwa perlindungan anak di dunia digital memerlukan pendekatan kolaboratif, termasuk peran komunitas, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat dalam memberikan edukasi dan pengawasan.

Acara dipandu oleh MC Alyvia Putri dan dimoderatori oleh Ayu Amelia, yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan aktif dalam sesi diskusi yang membahas berbagai tantangan perlindungan anak di era digital.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan hiburan dari Deegees, yang memberikan suasana segar di sela-sela rangkaian acara.

Melalui kegiatan ini, Dirjen KPM Komdigi bersama Komisi I DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat literasi digital masyarakat, khususnya dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan ramah anak. Diharapkan, edukasi yang berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran publik serta mendorong terciptanya ekosistem digital yang lebih bertanggung jawab bagi generasi masa depan Indonesia.

tag: #dpr  #kemenkominfo  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement