Jakarta
Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 30 Okt 2017 - 21:16:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Gema Keadilan DKI: Dulu tak ada yang Berani Tutup Alexis

17alexis.jpg
Hotel Alexis (Sumber foto : Istimewa)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Gema Keadilan DKI Jakarta Noval Abuzarr mendukung penuh rencana Gubernur DKI dalam memberantas kegiatan prostitusi.

“Hari ini bersejarah. Hotel yang diduga menjadi sarang prostitusi kelas atas Alexis resmi tak diperpanjang izinya oleh Gubernur DKI yang baru, Anies Baswedan,” ujar Noval dalam keterengan persnya, di Jakarta (30/10/2017).

Menurut Noval, tak mungkin bisa mewujudkan visi misi Anies-Sandi jika sarang-sarang prostitusi tak ditutup oleh negara.

“Prostitusi, apapun bentuknya, apapun niatnya, harus ditutup. Sekali lagi, prostitusi sama jahatnya dengan terorisme. Tak lebih kurang, bahkan mungkin lebih kejam,” ucapnya.

Noval pun juga tak menyangka, bahwa Gubernur DKI yang baru terpilih ternyata berani menutup Hotel Alexis.

“Dulu, semua orang bermimpi bahwa tindakan menutup Alexis tak mungkin terjadi. Tak ada yang berani. Tapi kini, Gubernur pilihan rakyat Jakarta membuktikan, Alexis tak diperpanjang lagi izinya,” tegasnya.

Noval pun berharap, pihak Alexis harus segera mematuhi instruksi Gubernur DKI dalam soal penertiban kali ini.

“Meminta kepada pengelola Alexis untuk tetap setia mematuhi perturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Sebelumnya, Anies menolak daftar ulang tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) Hotel Alexis. Dengan ditolaknya TDUP tersebut, kata dia, kegiatan bisnis yang ada di Alexis menjadi ilegal.

"Sudah habis. Otomatis, maka tidak punya izin lagi kemudian. Kan sudah habis, kemudian dengan begitu, tidak ada izin lagi, otomatis kegiatan di situ bukan kegiatan legal lagi. Kegiatan legal adalah kegiatan yang mendapatkan izin, tanpa izin, maka semua kegiatan di situ bukan kegiatan legal," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).(icl)

tag: #anies-baswedan  #aniessandi  #dki-jakarta  #janji-tutup-alexis  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...