Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Senin, 01 Jan 2018 - 05:55:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Rhoma Irama: Jangan Ada Lagi Ahoker dan Anieser

20rhomadananies.jpg
Raja Dangdut Rhoma Irama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merayakan Tahun Baru 2018 di Monas, Jakarta, Senin (1/1/2018) dini hari (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Raja dangdut yang juga Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama mengajak warga Jakarta bersatu menyambut tahun baru 2018.
Rhoma menyebut jangan ada lagi kubu-kubuan seperti ketika Pilgub DKI 2017 silam.

"Mari awali tahun baru ini dengan semangat persatuan. Jangan ada lagi Ahoker, jangan ada lagi Anieser. Semua bersatu untuk kebaikan Jakarta," ujar Rhoma dari atas panggung, Monas, Jakarta, Senin (1/1/2018).

Rhoma juga mengajak warga berdo'a bersama demi persatuan bangsa. "Satukanlah semua warga dan bangsa Indonesia. Jangan ada lagi perpecahan," tandasnya.

Di panggung yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak lupa juga mengingatkan agar warga tidak meninggalkan sampah di lokasi perayaan tahun baru. ‎

"Jakarta ini masalahnya sering banyak genangan dimana-mana. Itu karena sampah. Jadi saya harap, habis ini sampah kita bersihin," kata Anies.

Anies juga mengungkapkan harapan agar pekerjaan pada 2018 bisa lebih baik daripada tahun sebelumnya. (plt)

tag: #anies-baswedan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...