Ideologi PKI Disebut Bisa Bangkit Lagi
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 12 Jan 2018 - 21:23:34 WIB

Bagikan Berita ini :

46pki.jpg
Sumber foto : Istimewa
PKI

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto mengatakan, Partai Komunis Indonesia (PKI) memang tidak akan bangkit lagi. Namun, sebagai sebuah ideologi memang masih tetap ada sampai sekarang meski sudah bangkrut di mana-mana.

"Harus diingat juga bahwa indikasi bangkitnya PKI sekarang ini lebih pada konteks orang-orangnya masih sama, kondisi lingkungan sekitarnya masih sama sehingga sangat mungkin itu bangkit kembali," ujarnya di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Dia memberikan, contoh soal kasus Palu Arit di Banyuwangi yang sekarang sedang ramai dibicarakan. Dia berpandangan, isu komunis sering kali muncul ke permukaan ketika ada momen politik seperti pilkada ataupun pilpres.

"Ini bisa menjadi isu dalam pertarungan politik, tapi bahwa dalam konteks hari ini isu lama seperti Nasakom (nasionalis, agama, komunis) akan selalu bertarung ya. Kembali lagi karena orang dan lingkungan masih sama-sama," jelasnya.

Sebagai mantan prajurit TNI, Soleman berpendapat bahwa PKI itu sudah mati tetapi sebagai ideologi masih akan selalu ada.

"Tentang kasus Palu Arit di Banyuwangi itu, memang basis tradisional PKI dari dulu ya di daerah-daerah itu. Maka jangan heran kalau hari ini mulai ada gerakan untuk bangkit kembali," pungkasnya. (icl)

 

tag: #komunisme  #pki  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING