Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Minggu, 21 Jan 2018 - 06:34:40 WIB
Bagikan Berita ini :

PDIP Sentil Jokowi Soal Impor Beras 500 Ribu Ton

11Jokowi-Golkar2.jpg
Presiden Joko Widodo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--PDI Perjuangan menolak keputusan pemerintah mengimpor beras 500 ribu ton. Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu meminta Presiden Joko Widodo mempertimbangkan juga nasib para petani.

"Kami sudah menyampaikan kepada Bapak Presiden agar kepentingan petani betul-betul diperjuangkan, agar kita melihat kembali inventaris kita, seluruh stok nasional kita, inventaris kita,"kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Medan, Sabtu (20/1/2018).

Hasto mengutarakan, impor beras harus menjadi pilihan paling akhir bagi pemerintah. Sebelum kebijakan itu dilanjutkan, pintanya, sangat diperlukan evaluasi.

"Jangan sampai impor beras dilakukan hanya sekadar untuk mendapatkan aspek deflasi, untuk memperbaiki stabilitas makro ekonomi kita. Apapun kepentingan petani harus ditempatkan sebagai skala prioritas," paparnya.

Hasto juga memastikan partainya menolak berbagai bentuk upaya mencari keuntungan dengan cara-cara tidak benar, termasuk terkait kebijakan impor beras.

"Kami menolak adanya pemburu rente di dalam setiap kebijakan impor," tegasnya.

PDIP yakin Presiden Jokowi mempertimbangkan kondisi di lapangan, termasuk kemampuan produksi beras nasional. Hasto mengatakan, pihaknya baru saja memberikan masukan terkait rencana impor beras kepada orang nomor satu di negeri ini.

Menurut Hasto, Presiden Jokowi akan mendengarkan serta mempertimbangkan masukan yang diberikan PDIP, yang menginginkan pemerintah mengedepankan kemampuan petani dalam berproduksi. "Nanti kita lihat, dan kami baru saja memberikan masukan," jelasnya.

Mengenai kader PDIP, Rieke Diah Pitaloka, yang tegas menolak kebijakan impor beras, Hasto menjawab diplomatis.

"Ya itu merupakan sikap politik yang kami perjuangkan agar impor tersebut harus dilakukan dengan pertimbangan seksama. Jangan sampai mengorbankan kepentingan petani," tutupnya.

Hasto juga menegaskan, PDIP pun mengusulkan agar pemerintah membangun kerja sama strategis dengan Vietnam, Thailand dan Kamboja. Harapannya pemerintah memiliki cadangan beras yang cukup.(yn)

tag: #impor-beras  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

KPK Geledah Rumah Ihsan Yunus, MAKI: KPK Telat

Oleh Yoga
pada hari Kamis, 25 Feb 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Komisi Pemberantasan Korupsi telah selesai melakukan penggeledahan rumah yang diduga milik politikus PDIP Ihsan Yunus di Jalan Kayu Putih Selatan 1, Nomor 16, Pulo Gadung, ...
Berita

Oknum Polisi Tembak Mati 3 Orang, Ini Kronologisnya

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)--Tiga orang tewas dalam penembakan yang dilakukan seorang polisi di sebuah kafe di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat. Salah satu korbannya adalah anggota TNI AD. ...