Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 02 Feb 2018 - 11:42:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi IX: Beri Sanksi Perusahaan Obat Mengandung Babi

49Irma-Suryani-Chaniago-Fraksi-NasDem-Komisi-IX-DPR-RI.jpg
Irma Suryani Chaniago (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago meminta perusahaan yang memproduksi Viostin DS dan Enzyplex tablet yang positif mengandung DNA Babi diberi sanksi berat.

"Saya sudah meminta kepada BPOM selain meminta perusahaan menarik semua produk, perusahaan ini juga harus diberi sanksi, tidak boleh hanya penarikan produk saja, karena mereka sudah melanggar peraturan dan melakukan penipuan yang merugikan masyarakat," kata Irma saat dihubungi awak media, Jumat (2/2/2018).

Menurut Irma, perusahaan tersebut ingin mendapatkan keuntungan banyak dari memproduksi obat dengan bahan-bahan murah yang berasal dari Cina. Hal itu, kata dia, sudah melanggar peraturan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan BPOM.

"Perusahaan sudah melakukan penipuan publik, jangan karena ingin dapat harga bahan baku murah mereka mengabaikan persyaratan yang sudah ditentukan oleh BPOM dan MUI," jelas politikus Partai NasDem itu.(yn)

tag: #bpom  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Gantikan Erwin Rijanto, Doni Joewono Resmi Dilantik Sebagai Deputi Gubernur BI

Oleh windarto
pada hari Rabu, 12 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Doni Primanto Joewono resmi dilantik sebagai deputi gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru, menggantikan Erwin Rijanto yang masa jabatannya habis pada 17 Juni 2020 lalu. ...
Berita

Polisi Tangkap Pelaku Intoleran, Yang Lain Diminta Menyerahkan Diri

JAKARTA (TEROPONG SENAYAN)- Polisi meringkus lima pelaku intoleran di Solo, Jawa Tengah. Kelima pelaku yakni berinisial DD, MM, MS,ML, dan RN. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lhutfi pun mengimbau ...