Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Selasa, 06 Feb 2018 - 06:50:14 WIB
Bagikan Berita ini :

Anggota DPR Ini Ungkap Kemarahan Rakyat Akibat Impor Beras

18hafizh.jpg
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Thohir (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Thohir mengungkapkan, masyarakat di daerah pemilihannya geram dengan kebijakan pemerintah yang akan melakukan impor pangan terutama beras.

"Beras banyak kok. Rakyat marah kenapa pemerintah impor! Ini fakta lapangan. Saya baru pulang dari Banyuasin-desa Muara Telang. Musim panen, padi melimpah di lumbung rumah penduduk desa," tegas politisi PAN itu kepada wartawan di Jakarta, Senin (05/02/2018).

Kenyataan di lapangan, terang dia, ramai-ramai warga desa saling sewa tenaga untuk memanen, mengangkat padi dari sawah ke rumah, hingga memisahkannya menjadi gabah.

"Suasana ramai pedesaan kian lebur dalam canda gadis-gadis desa yang suara tawanya tertahan ramainya mesin penggilingan padi. Terbayang hasil padi yang bisa dijual untuk menggelar pesta pernikahan, sunatan, atau persedekahan aqiqah yang sudah lama tertunda," lirihnya.

"Surplus beras, inilah yang sedang terjadi di seluruh wilayah di Indonesia, bahkan di Sumsel," imbuhnya.

Memang, kata dia, banjir beras mungkin akan membawa dampak bagi rendahnya harga beras itu sendiri.

"Tapi jika suplai lebih banyak, seharusnya pemerintah menampungnya dalam gudang-gudang Bulog, agar tidak terjadi kerusakan harga beras itu sendiri. Masyarakat bisa menikmati beras “anyar” yang lebih lezat jika ditanak dengan baik," ujarnya.

Harga yang didapat juga tetap normal, tentunya efek tersebut akan memberikan keuntungan bagi petani.

"Hal tersebut sepertinya wajar saja jika dalam beberapa hari ke depan, banyak petani padi yang membeli sepeda motor baru, kulkas, dan tv baru. Atau karena sawahnya luas, diantara petani tersebut salah seorang tuan tanah tiba-tiba saja membeli mobil baru. Itulah buah hasil kerja keras petani. Karena hanya sejumput itulah kemewahan yang dapat mereka nikmati," kata dia.

"Wahai penguasa kapan lagi engkau memuliakan para petani pejuang bangsa," pungkasnya.(plt)

tag: #impor-beras  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Situasi Matraman dan Jalan Tambak Kondusif, Polda Metro Jaya Tangani Dua Perkara Secara Profesional

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 27 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Situasi di kawasan Matraman dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, saat ini telah aman, terkendali, dan kondusif. Aktivitas masyarakat serta kegiatan perekonomian di sekitar ...
Berita

Milenial dan Gen Z Dominasi Pemilih 2029, Komisi II DPR Dorong Regulasi Pemilu Berbasis Digital Termasuk Soal AI

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin menyoroti data terbaru dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai jumlah pemilih dalam Pemilu 2029 mendatang yang didominasi ...