
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum PPP M Romahurmuziy menyebut Partai Demokrat akan segera merapat ke koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi). Hal itu langsung dibantah politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean.
"Mungkin Romi (panggilan Romahurmuziy) melihat dari sudut pandang pendukung Jokowi, sehingga berasumsi bahwa Demokrat akan dukung Jokowi. Kami meyakini bahwa Romi berasumsi sendiri," kata Ferdinand dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/4/2018).
Hal itu disampaikan Romi usai bertemu dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa hari lalu.
Menurut Ferdinand, pertemuan Romi dan SBY hanya berlangsung singkat. Kedua tokoh tersebut, lanjut dia bertemu saat mengampanyekan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak di Jombang, Jawa Timur, Minggu (1/4) pekan lalu.
"Tidak ada pertemuan khusus", jelas Ferdinand.
Ferdinand menegaskan, Demokrat belum menentukan sikap soal siapa akan didukung atau diusung dalam Pilpres 2019 mendatang.
"SBY selalu menyampaikan bahwa Demokrat belum saatnya menentukan sikap, semua opsi masih terbuka bagi Demokrat," ujar Ferdinand.
Sebelumnya, Romi memprediksi Demokrat akan bergabung dengan koalisi pengusung Jokowi.
"Feeling (perasaan) saya Partai Demokrat pada akhirnya akan bergabung dengan koalisi pemerintahan ini untuk mendukung Pak Jokowi," ujar Romahurmuziy di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/4) kemarin.(yn)