Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 11 Mei 2018 - 07:11:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Pimpinan DPR Minta Pengamanan Napi Teroris Diperketat

57taufik-kurniawan-alus.jpg.jpg
Taufik Kurniawan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menyampaikan duka cita bagi anggota Brimob yang tewas dalam kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) malam.

Di sisi lain, Taufik mengapresiasi langkah Polri yang berhasil menyelesaikan kerusuhan itu, kendati harus jatuh korban. Untuk itu, ia meminta kepada Porli untuk mengevaluasi sistem pengamanan narapidana teroris. Menurutnya, Polri bisa memberlakukan pengamanan ekstra maksimum kepada napi teroris.

“Jika melihat kerusuhan ini, perlu ada evaluasi khsususnya pengamanan kepada napi teroris. Evaluasi ini khususnya menutup kesempatan agar napi itu merebut senjata aparat yang bertugas, ataus bahkan merakit bom. Ini dalam kaitan di Mako Brimob itu para napi sempat menyandera aparat, dan membuat bom rakitan,” tegas Taufik saat dihubungi, Kamis (10/5/2018).

Taufik melihat, napi yang berhasil merebut senjata, menyandera petugas, dan merakit bom, menunjukkan bahwa sistem pengamanan rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua bisa dijebol. Namun ia juga menilai, harus diselidiki mengenai integritas aparat itu, apakah ada upaya memberikan peluang kepada para napi untuk memasukkan barang-barang yang seharusnya tidak diperbolehkan berada di rutan atau lapas.

“Ini menjadi pertanyaan juga dari mana napi itu memiliki senjata tajam. Apakah barang-barang itu bisa diselundupkan kepada napi, dengan adanya bantuan dari petugas. Hal ini harus diselidiki, dan menjadi pelajaran, agar ke depannya tidak terjadi lagi,” tandas Waketum DPP PAN itu.(yn)

tag: #kerusuhan  #brimob  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Klarifikasi Penghapusan Mapel Sejarah Disebut Hanya Mengulang Kasus POP

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Senin, 21 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Ketua Komisi Pendidikan (Komisi X) DPR, Abdul Fikri Faqih, mengatakan kabar penghapusan mata pelajaran (mapel) sejarah yang kemudian diklarifikasi pemerintah hanya ...
Berita

Irma Suryani: Pilkada 2020 Tak Perlu Ditunda

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politikus Nasdem non aktif Irma Suryani Chaniago sependapat dengan sebagian kalangan bahwa Pilkada serentak di 270 daerah pada 9 Desember 2020 tidak perlu ditunda. Hal ...