Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 08 Jun 2018 - 02:03:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Penyegelan Pulau Reklamasi, Fraksi PDI-P Minta Anies Konsisten

8227-gembong_warsono_netralnewsadiel_manafe.jpg
Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Gembong Warsono. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyegel Pulau B dan D Reklamasi Teluk Jakarta karena tak mengantongi Izin Membangun Bangunan (IMM) menuai apresiasi.

Tak terkecuali, Fraksi oposisi di DPRD DKI PDI-P. Partai berlambang banteng moncong putih itumengapresiasi keputusan Anies.

"Kalau memang belum berizin langkah yang dilakukan Pak Anies sudah tepat. Kalau belum berizin penegasan aturan disesuaikan dengan perizinan yang dimiliki. Saya mengapresiasi itu," ujar Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Gembong Warsono saat dihubungi TeropongSenayan, Kamis (7/6/2018) malam.

Gembong mengatakan, pendirian bangunan di lahan Pulau D Reklamasi memang harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurutnya, jika ada yabg dilanggar, maka langkah penyegelan sudah tepat dilakukan. Diamengaku, pihaknya baru mengetahui soal penyegelan tersebut.

"Saya baru tahu (soal penyegelan). Kalau posisi memang belum ada izin, khususnya IMB di lahan Pulau D, langkah yang tepat agar pengembang segera melakukan proses perizinan yang dibutuhkan dalam pembangunan itu," jelas Gembong.

Namun demikian, Gembong meminta agar orang nomor satu di Ibu Kota itu konsisten dengan sikapnya tersebut. Termasuk dalam mengatasi masalah penutupan Jalan Jatibaru Tanah Abang yang tidak sesuai dengan aturan.

"Pemprov harus konsusten dengan sikap tegas seperti ini. Jangan tebang pilih, jadi soal penegakan hukum Tanah Abang juga harus tegas," pesan Gembong. (Alf)

tag: #anies-baswedan  #dki-jakarta  #dprd-dki  #pdip  #reklamasi-pantai-utara-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...