Pergoki 3 Juta DPT Amburadul, Sudirman-Ida Minta Pilgub Jateng Ditunda
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 18 Jun 2018 - 12:37:54 WIB

Bagikan Berita ini :

42675778_720.jpg.jpg
Sumber foto : Ist
Sudirman Said-Ida Fauziah

SEMARANG (TEROPONGSENAYAN) --Tim pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut dua, Sudirman Said-Ida Fauziyah mempertanyakan keseriusan KPU Jawa Tengah terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) invalid di Pilgub Jateng.

Tak tanggung-tanggung, total potensi DPT bermasalah di Jateng menurut mereka mencapai 3.714.209.

Ketua Tim Pemenangan Sudirman-Ida, Abdul Wachid mengatakan, pihaknya sampai hari ini belum juga mendapatkan Jawaban dari KPU Jateng.

"Sampai hari ini, Senin 18 Juni 2018 belum ada tanda-tanda jawaban penyelesaian DPT bermasalah alias Invalid yang di temukan oleh Tim Pemenangan Sudirman-Ida sebesar lebih dari 3 juta," kata Wachid.

Padahal, kata dia, pelaksanaan Pilgub Jateng waktunya sudah tinggal 9 hari, yakni 27 Juni 2018.

Karenanya, Wachid mengultimatum KPU Jateng untuk segera menyelesaikan sengkarut DPT tersebut.

"Atas nama Ketua Tim Pemenangan Sudirman-Ida, kami minta bilamana sampai batas tanggal 25 Juni 2018 KPU Jateng tida bisa melakukan penyempurnaan data DPT yang Valid . Maka kami minta pelaksanaan Pilgub di Jateng wajib di tunda," tegas Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah itu.

Hal ini, menurut dia, juga sudah disetujui oleh Bawaslu Jateng saat Tim Pemenangan Sudurman-Ida melaporkan masalah DPT tersebut beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Wachid mengatakan, pihaknya mengambil sampel di 11 kota dari 35 kota/kabupaten se-Jawa Tengah. Hasilnya, ditemukan pemilih ganda, pemilih meninggal dunia dan potensi pemilih invalid.

"Selain itu, ditemukan juga kloning e-KTP. Ini berdasar temuan ceceran e-KTP yang jatuh di Bogor, di situ tertulis nama warga Sukoharjo. Setelah kita cek, warga tersebut masih memegang KTP asli," beber dia.

Wachid mencontohkan di Kota Magelang, dari jumlah DPT 89.294, ada temuan pemilih ganda sebanyak 105 dan potensi invalid 6.206.

"Jika di rata-rata potensi pemilih ganda di seluruh kabupaten/kota ada 5.894 dan potensi invalid 100.227. Maka jumlah keseluruhan di Jateng potensi ganda ada 206.281 dan potensi invalid 3.507.928, total 3.714.209," paparnya.

Dikatakan dia, kejanggalan di pemilih ganda adalah adanya kesamaan nama, tanggal lahir, alamat, KK, dan NIK. Sementara untuk pemilih yang meninggal dunia, ditemukan 100 orang di DPT Magelang. Ini kebanyakan ada di lapas. "Kan aneh ini," kata Wachid.

Sementara untuk pemilih invalid, ada nama pemilih hanya tiga huruf. "Namanya hanya Ani, Ina, Eti, Edi, Sia, Umi, Ami. Total ada 2.448 orang, terdiri dari 14 orang di Magelang, 463 di Banjarnegara, 474 di Kebumen, dan 1497 di Cilacap," paparnya.

Selain itu, ditemukan juga nomor KK atau NIK tidak sesuai kode dan wilayah administrasi yang jumlahnya mencapai 124.901 di Kota Magelang, Banjarnegara, Kebumen, dan Cilacap.

Dengan berbagai temuan tersebut, Tim Pemenangan Sudirman-Ida meminta kepada KPU, Bawaslu, dan masyarakat untuk mencermati potensi kecurangan terkait DPT.

"Ini terjadi secara masif. Kami tidak suudzon, tapi curiga. Mulai dari DPT hingga temuan e-KTP itu, kok bisa doubel," paparnya.

Wachid secara tegas meminta kepada KPU untuk mendata ulang soal DPT agar tidak ada kecurangan yang terjadi. 

"Jika soal data DPT aja tidak beres, lebih baik Pilgub Jateng ditunda. Kami tidak ingin pilgub dinodai kecurangan," tegas dia. (Alf)

tag: #pilkada-jateng-2018  #kpu  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING
Pembaca Teropong Senayan, Yth Perhelatan Pilkada Serentak 2018 sudah usai. Hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei telah terpublikasi secara masif. Dari publikasi ini, para pemilih pun mengerti menang atau kalahkah kandidat yang mereka pilih. Pada saat bersamaan, para kandidat capres/cawapres dan partai pendukung ditengarai juga mulai mengatur strategi menyikapi hasil pilkada. Tentu, strategi ini hendak menempatkan hasil pilkada sebagai acuan meraih kemenangan pada Pilpres 2019. Menurut Anda, siapa capres yang diuntungkan oleh hasil Pilkada 2018 :
  • Joko Widodo
  • Prabowo Subianto
  • Calon Alternatif Poros Ketiga
LIHAT HASIL POLING