Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Rabu, 20 Jun 2018 - 23:15:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Seruuu, PPP DKI Bandingkan Haji Lulung dengan Titiek Soeharto

66ilustrasi-ppp-pecah.jpg.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana atau Haji Lulung santer dikabarkan selangkah lagi akan pindah dari PPP ke PAN.

Tak ayal, kabar tersebut mengundang perhatian publik karena Haji Lulung selama ini kerap diidentikkan sebagai simbol PPP di Ibu Kota Jakarta.

Sampai-sampai, kabar yang beberapa hari menghiasi pemberitaan itu membuat panas telinga politisi PPP. Salah satunya adalah Ketua DPC PPP Jakarta Pusat Mujahid Samad.

Mujahid mengatakan, seharusnya Haji Lulung meniru Titiek Soeharto, yang tak banyak berargumen dan syarat, ketika memutuskan pindah dari Golkar ke Partai Berkarya.

"Nggak usah pakai syarat dan koar-koar yang mencerminkan beliau bukan seorang politisi. Banyak hal yang dilakukan Lulung yang kita anggap tidak kesatria. Mestinya dia meniru Titiek Soeharto," ujar Mujahid dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (20/6/2018).

Mujahid sepakat dengan Lulung bahwa hidup harus punya pilihan dan setiap pilihan itu memiliki konsekuensi.

Mujahid pun berharap Lulung berani mengundurkan diri dari PPP.

"Saya sepakat dengan Lulung. Seperti ditulis di FB-nya, hidup harus punya pilihan dan ada konsekuensinya. Karenanya, bila hendak pindah, silahkan (karena itu hak politik) dan tidak usah berkoar-koar tapi tidak berani mundur," jelas Mujahid.

Mujahid juga mengomentari tanggapan politisi PPP yang dikenal loyalis Haji Lulung, Riano Ahmad.

Menurutnya, Riano tidak paham atas apa yang disampaikan DPW soal jabatan Lulung.

"Saya menganggap Riano tidak paham. Karena apa yang disampaikan DPW adalah Lulung tetap konsisten di PPP walaupun berjuang di PPP hanya sebagai kader. Kan untuk membesarkan PPP tanpa harus jadi pengurus pun boleh. Tapi DPP selaluwelcomeuntuk Lulung di mana saja jabatan di DPP. Dan tidak usah minta ini-itu, apalagi sebagai Ketua DPW DKI," ujar Mujahid.

Soal pengaruhnya bagi PPP, Mujahid menjelaskan Lulung dan Riano terpilih dalam pemilihan legislatif karena PPP, bukan dari partai sebelumnya.

"Lulung bersama Riano Ahmad pernah maju sebagai caleg dari Partai Bintang Reformasi pada Pemilu 2004 tapi tidak terpilih. Baru kemudian ketika pindah ke PPP mereka terpilih. Dari sini publik sangat paham, PPP yang bergantung pada Lulung cs atau Lulung cs yangnumpangtenar lewat PPP? Jika Lulung cs hebat, tentunya tahun 2004 sudah terpilih sebagai anggota DPRD melalui PBR," pungkasnya. (Alf)

tag: #haji-lulung  #ppp  #dki-jakarta  #romi  #pemilu-2019  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Direksi dan Komisaris PT Food Station Tinjau Perkembangan Proyek Perbaikan Jalan dan Drainase di PIBC

Oleh windarto
pada hari Kamis, 21 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Jajaran Direksi dan Komisaris PT Food Station Tjipinang Jaya meninjau proyek penebalan jalan dan pembuatan drainase di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan Fasilitas ...
Jakarta

DPW APPSI DKI Jakarta Gelar Pembagian Paket Bahan Pokok kepada Pedagang Pasar Terdampak Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - DPW APPSI Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Bakti Sosial berupa penyerahan bantuan 300 paket bahan pokok dan 600 pcs masker kain untuk dibagikan kepada pedagang pasar ...