Daftarhitamkan Lima Importir Bawang Bombai, Kementan Dapat Dukungan DPR
Oleh mandra pradipta pada hari Senin, 25 Jun 2018 - 09:26:53 WIB

Bagikan Berita ini :

70bawangbombaimini.jpg
Sumber foto : ist
Ilustrasi Bawang Bombai ukuran kecil


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto mendukung Kementerian Pertanian (Kementan) yang akan memasukkan lima importir bawang bombai mini dalam daftar hitam (blacklist) dan melaporkan importir-importir tersebut ke Bareskrim Mabes Polri.

"Jangan hanya blacklist. Lanjutkan dengan tindakan tegas berupa sanksi tidak boleh melakukan kegiatan impor terhadap perusahaan-perusahaan nakal tersebut," kata Hermanto saat dihubungi di Jakarta, Senin (25/6/2018).

Sebelumnya dilaporkan, lima perusahaan dengan inisial PT FMP, PT TAU, PT JS, PT SMA dan PT KAS memasukkan bawang bombai berukuran kecil yang selanjutnya dipasarkan sebagai bawang merah.

Padahal dalam Kepmentan 105/2017, impor bawang bombai berdiameter kurang dari lima centimeter sudah ditutup karena secara morfologis bentuknya menyerupai bawang merah lokal sehingga berpotensi mengelabui konsumen dan merugikan petani lokal.

Masuknya bombai mini yang kemudian dijual sebagai bawang merah membuat petani sulit menjual produk bawang merahnya.

"Eksportir bawang bombai mini tersebut telah merugikan petani. Untuk menanggulangi kerugian petani, pemerintah harus mengambil langkah membeli bawang petani," tegasnya.

Sementara itu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan, sejak tahun 2016 tidak lagi mengeluarkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RlPH) bawang merah (shallot). Produksi di dalam negeri per tahun mencapai lebih dari 1,45 juta ton.

Sementara kebutuhan konsumsi berkisar 1,2 juta ton, sehingga terjadi surplus. Pada 2017 Indonesia pun telah mengekspor lebih dari 7.750 ton ke berbagai negara seperti Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Timor Leste dan Taiwan.

"Untuk bawang merah, kita sudah swasembada. Bahkan bisa ekspor," terangnya. (plt)

 

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING