Presiden PKS Ingin Anies Nyapres, Kader Tak Setuju
Oleh Enjang Sofyan pada hari Rabu, 11 Jul 2018 - 10:33:27 WIB

Bagikan Berita ini :

68MahfudzSiddiq(indra).JPG.JPG
Sumber foto : Dok/TeropongSenayan
Mahfudz Siddiq

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Politisi PKS Mahfudz Siddiq tak setuju jika Anies Baswedan maju pada Pipres 2019 mendatang. 

Ia berharap, mantan Mendikbud itu menuntaskan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI hingga 2023.

"Kalau saya ditanya (Anies maju Pilpres atau tetap di DKI) pak Anies anda dipilih sebagai gubernur bukan saja oleh masyarakat DKI, tapi melibatkan begitu banyak orang di luar DKI, karena ada gerakan 212, jadi selesaikan amanah ini dengan baik," kata Mahfudz kepada Wartawan, Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Mahfudz menegaskan, seharusnya PKS di bawah pimpinan Sohibul Iman tetap memperjuangkan sembilan nama yang sudah disepakati untuk jadi Capres atau Cawapres pada Pilpres 2019 nanti.

"PKS harusnya memperjuangkan sembilan nama yang sudah disepakati untuk jadi cawapres Prabowo yang diamanahkan Majelis Syuro PKS," ujarnya.

Kalaupun PKS membuka opsi untuk kemudian mendorong Anies masuk bursa pencalonan presiden, menurut Mahfudz, ada dua faktor yang harus menjadi pertimbangan.

"Pertama, masa jabatan Anies sebagai gubernur yang belum genap satu tahun. Apakah mau kita biarkan dia lompat masuk Pilpres? Tidak menuntaskan masa jabatannya, tugasnya? Padahal jabatan gubernur ini tidak sederhana proses politiknya," paparnya.

"Kedua, Anies bukanlah kader PKS alias non parpol, sebab pelaksanaan Pemilu secara bersamaan jangan sampai membuat sosok Capres yang diusung menang tapi babak belur di Pilegnya," tambah Mahfudz.

Diketahui sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman tengah mempertimbangkan Anies untuk maju di Pilpres 2019 mendatang. Sohibul juga menilai Anies lebih pantas disodorkan menjadi Capres dibandingkan Cawapres.(yn)

tag: #anies-baswedan  #pks  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING