Bamsoet Ajak Kaum Milenial Pro Aktif Ikut Bangun Bangsa
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 11 Jul 2018 - 21:11:24 WIB

Bagikan Berita ini :

5IMG-20180711-WA0138.jpg
Sumber foto : Ist
Ketua DPR Bamsoet saat menerima aktivis KAMMI di Ruang Kerja Ketua DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/07/18).

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengajak kaum muda terlibat aktif dalam proses pembangunan nasional. 

Menurut Bamsoet, panggilan akrabnya, kekuatan semangat kaum milenial harus menjadi pendorong yang luar biasa bagi kelangsungan masa depan bangsa. 

"Kaum muda, terutama mahasiswa, merupakan kelompok yang memiliki akses lebih besar mendapatkan ilmu pengetahuan. Mahasiswa harus bisa mengambil peran positif dalam pembangunan nasional sebagai pengejawantahan dari semangat kebangsaan. Tanpa peran serta mahasiswa, rasanya pembangunan yang saat ini terus digenjot oleh pemerintah akan terasa hampa," ujar Bamsoet saat menerima Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Ruang Kerja Ketua DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/07/18).

Beberapa pengurus pusat KAMMI yang hadir antara lain, Irfan Ahmad (Ketua Umum), Aza El (Wakil Ketua Umum), Heri Siswandi (Wakil Sekjen), Fachrizal (Kabid Humas), dan Ali Hasibuan (Staf Kaderisasi).

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini menyampaikan, dirinya tak meragukan semangat kebangsaan yang dimiliki para pengurus dan anggota KAMMI. 

Sebagai organisasi eksternal mahasiswa, kata Bamsoet, KAMMI sudah banyak berperan dalam sejarah pergerakan bangsa, terutama dalam mengantarkan Indonesia menuju era Reformasi.

"Tidak ada yang bisa menafikan peran KAMMI dalam mengantarkan Indonesia menuju babak baru Reformasi. Alangkah bagusnya setelah ikut membuka keran Reformasi, kini KAMMI ikut ambil bagian dalam mendukung pembangunan nasional. Tanpa menggenjot pembangunan, tidak mungkin bangsa kita akan mampu mengejar ketertinggalan dari bangsa lain," urai Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini menuturkan, anggota KAMMI saat ini mempunyai tantangan yang berbeda dibandingkan dengan para anggota KAMMI saat memperjuangkan Reformasi. 

Karenanya, menurut Bamsoet, anggota KAMMI jaman now harus bisa memanfaatkan teknologi informasi untuk mencerdaskan bangsa. Jangan justru ikut menyebarkan berita hoax maupun ujaran kebencian yang bisa membawa Indonesia mundur ke belakang.

"Kalau anak-anak muda sudah ikut dalam politik adu domba, habislah bangsa ini. Anak-anak muda, terutama mahasiswa seperti KAMMI, memiliki tingkat intelektual tinggi yang bisa menyaring informasi secara jernih," ujarnya.

"Jika KAMMI sudah menjadi bagian peneduh bangsa, saya yakin masyarakat tidak akan gundah, masa depan Indonesia juga akan cerah," pungkas Bamsoet. (Alf)

tag: #bamsoet  #dpr  #kammi  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING