Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Senin, 27 Agu 2018 - 22:35:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Gubernur Anies: Tidak Cukup Hanya Kerja, Kerja, Kerja

727f0f8725aaacd4c53fa01dfa6def0263.jpg.jpg
Gubernur Anies Baswedan (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa membangun Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kerja saja. Tetapi harus dibangun berdasarkan gagasan.

"Ini yang jadi pesan dan saya percaya bapak ibu sekalian, bahwa kita dalam bekerja tidak cukup hanya kerja, kerja, kerja saja. Tidak cukup!. Harus ada gagasan dulu," kata Anies saat berpidato di depan puluhan dosen yang tergabung dalam Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) di Balai Kota DKI, Senin (27/8/2018) malam.

Tak diketahui pasti maksud Anies menyampaikan hal tersebut. Dia juga tak menyebut nama Presiden Jokowi yang dalam pemerintahannya berselogan 'kerja, kerja, kerja'.

Lebih jauh, Anies menjelaskan, contoh nyata Indonesia dibangun oleh gagasan adalah pemilihan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Menurut mantan Menteri Pendidikan itu, hal tersebut kemudian menjadi pembeda Indonesia dari bangsa-bangsa lain.

"Di Uni Eropa, bahasa apa yang digunakan dalam pertemuan seperti ini? Ada 23 bahasa yang digunakan di sana," tuturnya.

Namun dalam Sumpah Pemuda pada 1928, lanjut Anies, para pendiri bangsa memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

"Anda bayangkan kalau dipilih bahasa daerah luar Jawa, terus Jong Java pulang akan ditanya, 'Kenapa kamu membiarkan bahasa orang seberang dipilih?'" lanjutnya.

Anies menyebut saat ini Indonesia sering kali meremehkan kata-kata dan gagasan. Sehingga butuh kerja para tokoh intelektual untuk membuat Indonesia sadar akan pentingnya gagasan.

"Dari gagasan, lalu ada kata-kata, harus ada narasi. Karena kalau ada gagasan, tanpa ada narasi, dia akan di awang-awang," pungkas Anies. (Alf)

tag: #anies-baswedan  #pemprov-dki  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...