Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Sabtu, 22 Sep 2018 - 17:47:39 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Impor Beras, Titiek Soeharto: Kayanya Buat Kampanye

96Titiek-Berkarya2.jpg.jpg
Titiek Soeharto (kanan, depan) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menduga, derasnya aliran impor beras yang dilakukan pemerintah belakangan ini untuk kepentingan politik tertentu. Apalagi, menurutnya, saat ini merupakan tahun politik.

"Kayanya buat kampanye, kayanya ya," kata Eks Politisi Golkar itu usai menghadiri acara diskusi dengan tema 'Ekonomi Kerakyatan Sebagai Solusi Ekonomi Nasional dan Global', di Sari Pasific Hotel Jakarta, Sabtu (22/09/2018).

Titiek mengaku heran kebijakan impor dikeluarkan saat persediaan beras hasil panen dari petani cukup melimpah dan bisa diserap Perum Bulog.

"Kita sebagai rakyat merasa dibohongi dengan kebijakan impor beras ini. Kasihan petani kita. Saya sedih dengan nasib para petani kita hari ini. Bagaimana mau swasembada kalau terus diguyur import," tegas Eks Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu.

Saat disinggung soal polemik antara Mendag Enggartiasto Lukita dengan Kabulog Budi Waseso, Titiek mengaku prihatin.

"Kalau polemik itu terjadi di kubu berbeda, wajar. Tapi ini satu kubu bertentangan, yang satu bilang import, yang satu bilang cukup. Tolong deh dibenahi dulu itu saya prihatin banget," ujar Titiek.

Pemerintah telah mengeluarkan tiga kali izin impor beras kepada Bulog. Pertama pada bulan Januari 2018 sebanyak 500 ribu ton, kemudian fase kedua 500 ribu dan saat ini sebanyak 1 juta ton. Sehingga total beras impor yang masuk ke Indonesia di tahun 2018 ini mencapai 2 juta ton.(yn)

tag: #titiek-soeharto  #impor-beras  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Anies Tak Ingin Ada Gelombang Kedua Covid-19 di DKI

Oleh Rihad
pada hari Monday, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan arus warga  ke luar-masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta di masa perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan ...
Berita

Tradisi Balon Udara Berbahaya Bagi Penerbangan, Pelanggarnya Bisa Didenda Rp 500 Juta

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tradisi menerbangkan balon udara sangat berbahaya. Jika sampai terbang tak terkendali, balon udara bisa membahayakan penerbangan. Bayangkan, sebuah balon udara berukuran ...