Berita
Oleh M Anwar pada hari Senin, 24 Sep 2018 - 19:31:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Buwas: Jangan Ngarang Soal Data Penyerapan Beras

3Buwas-Bulog.jpg.jpg
Budi Waseso (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso membantah tudingan bahwa penyerapan beras dalam negeri yang mampu dilakukan Bulog hanya 800 ribu ton.

Budi Waseso atau akrab disapa Buwas tersebut menjelaskan, sejauh ini, Bulog telah menyerap beras dalam negeri sebanyak 1,4 juta ton atau 52,2 persen dari target sebesar 2,72 juta ton pada akhir 2018.

"Jadi jangan bicara data saya salah, sekarang penyerapan beras 1,4 juta bukan 800 ribu. Jadi jangan ngarang-ngarang, kalau tidak tahu. Itu mengacau," kata Buwas dalam diskusi soal ketahanan pangan di Menara Kadin, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Buwas menjelaskan, saat ini pemerintah belum memiliki neraca beras yang memaparkan data-data soal produksi dan kebutuhan konsumsi beras Indonesia.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh pemangku kepentingan, baik Kementerian Pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS), bahkan Perum Bulog sendiri dapat berkoordinasi dan menghilangkan ego sektoral guna kelengkapan data pertanian.

"Saya akan membantu data-data dari Bulog begini, (Kementerian) Pertanian begini, kita satukan dengan catatan BPS, sehingga kita punya catatan neraca beras yang pasti," kata Buwas.

Ada pun Bulog menyatakan bahwa saat ini stok cadangan beras yang ada di gudang mencapai 2,4 juta ton. Jumlah ini dinilai mencukupi bahkan untuk kebutuhan pangan di Tahun Politik 2019 sehingga Indonesia tidak perlu melakukan impor beras.

Jumlah tersebut belum termasuk beras impor yang akan masuk pada Oktober sebesar 400 ribu ton sehingga total stoknya menjadi 2,8 juta ton, atau 2,7 juta ton jika dikurangi dengan kebutuhan Beras Sejahtera (Rastra) 100 ribu ton.(yn/ant)

tag: #bulog  #impor-beras  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Anies Tak Ingin Ada Gelombang Kedua Covid-19 di DKI

Oleh Rihad
pada hari Monday, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan arus warga  ke luar-masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta di masa perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan ...
Berita

Tradisi Balon Udara Berbahaya Bagi Penerbangan, Pelanggarnya Bisa Didenda Rp 500 Juta

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tradisi menerbangkan balon udara sangat berbahaya. Jika sampai terbang tak terkendali, balon udara bisa membahayakan penerbangan. Bayangkan, sebuah balon udara berukuran ...