Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 05 Okt 2018 - 14:24:22 WIB
Bagikan Berita ini :

Hampir 24 Jam di Polda, Ratna Sarumpaet Belum Ada yang Jenguk

7520181003_190435.jpg.jpg
Ratna Sarumpaet (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya menangkap tersangka penyebar berita bohong atau hoax, Ratna Sarumpaet, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Kamis (4/10/2018) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menentukan status penahanan untuk Ratna Sarumpaet.

"Untuk sekarang masih dalam status penangkapan. Setelah 1×24 jam baru akan ditentukan ditahan atau tidak," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/10/2018).

Argo mengatakan, status penahanan Ratna akan ditentukan pada pukul 22.00 WIB malam nanti.

"Kami kan penangkapan pukul 22.00 WIB," ucap Argo.

Namun, Argo mengatakan, hingga saat ini belum ada keluarga atau kerabat yang menjenguk aktivis berlatar belakang seniman tersebut.

“Belum ada (keluarga dan rekan yang menjenguk Ratna),” katanya.

Sebelumnya, polisi juha telah mengamankan sejumlah barang bukti, mulai baju, flashdisk, buku agenda, hingga laptop dari penggeledahan di rumah Ratna di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Jumat dini hari.

Ratna ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoax.

Saat ditangkap, Ratna Sarumpaet tengah bersama seorang perempuan yang menemaninya menuju Chile.

Meski begitu, Argo mengatakan dirinya belum mengetahui identitas perempuan yang tengah bersama Ratna tersebut.

“Untuk yang tadi malam, ada seorang perempuan, tapi saya belum dapat informasi itu adiknya atau siapa,” ucap Argo.

Polisi menjerat Ratna Sarumpaet dengan Pasal 14 dan 15 Undang-Undang nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). "Ancaman hukumannya 10 tahun penjara," kata Argo.

Sebelumnya Ratna Sarumpaet mengaku telah menciptakan berita bohong alias hoax dengan mengarang cerita dirinya dianiaya sekelompok orang tak dikenal di dekat Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018.

Kebohonganya itu ia sampaikan kepada keluarga, teman, dan sejumlah tokoh politik, termasuk pasangan capres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno serta Amien Rais.

Belakangan, setelah polisi mengungkap fakta bahwa Ratna Sarumpaet tidak dikeroyok, barulah Ratna Sarumpaetmengakui bahwa dirinya lebam-lebam karena pasca menjalani penyedotan lemak di pipinya. (Alf)

tag: #ratna-sarumpaet  #polda-metro-jaya  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan ada dua konsekuensi dari penerapan new normal. Pertama adalah pemulihan kehidupan berkelanjutan yang harus menjadi target ...
Berita

Terdampak COVID-19, OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperhatikan dampak COVID-19 yang relatif mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan, meski demikian kondisi stabilitas sistem ...