BBM Batal Naik, Tim Jokowi: Oposisi Kecewa Tak Ada yang Bisa Digoreng
Oleh Amelinda Zaneta pada hari Jumat, 12 Okt 2018 - 10:10:21 WIB

Bagikan Berita ini :

33Arsul-Sani-Amel.jpg.jpg
Sumber foto : Amelinda Zaneta/TeropongSenayan
Arsul Sani

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf), Arsul Sani menilai, BBM bersubsidi tidak jadi naik membuat kubu oposisi kecewa.

“Barangkali yang di luar kubu pemerintahan kecewa gak jadi naik, gak ada 'gorengan' besar,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Menurut Arsul, kenaikan harga BBM bersubsidi dapat memicu situasi politik menjadi semakin panas di antara para parpol pendukung.

“Semua itu ya itu supaya situasi politik kita lebih dingin. Kalau kemudian naik itu kan langsung ribut terus,” jelasnya.

Arsul berharap pemerintah tidak jadi menaikkan harga BBM bersubsidi, lantaran bisa berdampak kepada harga kebutuhan pokok.

“Maka upaya menjaga stabilitas itu akan sia-sia atau bahkan kalau terjadi kenaikan bisa tak terkendali,” tuturnya.

“Padahal stabilitas harga itu sudah bagus kalau kita lihat sejak Dirut Bulognya pak Buwas (Budi Waseso), kan lihat aja baru di puasa dan lebaran ini tidak ada gejolak yang luar biasa,” kata Asrul menambahkan.(yn)

tag: #harga-bbm  #bbm  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING