Berita

PDI-P Minta Yusril Mundur dari Pengacara HTI

Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 06 Nov 2018 - 23:05:34 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

5320181102_151203.jpg.jpg

Yusril Ihza Mahendra (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari meminta Yusril Ihza Mehendra mundur dari pengacara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). 

Pasalnya, Eva menilai ada kontradiktif antara calon presiden nomor urut 01 Jokowi yang pro dengan Pancasila dengan HTI.

Dia pun mengaku sangat mendukung Ketua Umum PBB itu jadi pengacara Jokowi-Maruf. Hanya saja, menurutnya, biar lebih sempurna Yusril harus mundur dari pengacara HTI.

"Dalam konteks ini saya memohon kepada Pak Yusril mundur dari pengacara HTI," kata Eva di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Anggota Komisi XI DPR RI ini juga tak mempersoalkan sikap Yusril yang selama ini sering mengeritik kebijakan Jokowi. Eva hanya melihat digandengnya Yusril sebagai pengacara petahana semata-mata karena kapasitas personal Yusril. 

"Karena reputasi beliau selalu banyak menang kalau menjadi pengacara, jadi sama sekali tidak ada kaitannya dengan itu (kritik). Tapi lebih melihat kapasitas dan track recordnya Pak Yusril dalam melakukan pembelaan," katanya.

Sebelumnya, Pakar Hukum Tata Negara yang juga Advokat senior Yusril Ihza Mahendra resmi ditunjuk menjadi kuasa hukum atau lawyer pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 mendatang. 

Ia pun menyatakan siap untuk menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf. Namun Yusril mengaku bukan bagian dari Timses Jokowi-Ma’ruf.

Hal itu dikatakan Yusril setelah melakukan pertemuan dengan Ketua Timses Erick Thohir di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

"Saya katakan pada Pak Erick Thohir, setelah cukup lama hal ini didiskusikan dengan saya, akhirnya saya memutuskan untuk setuju dan menjadi lawyernya kedua beliau (Jokowi-Ma'ruf) itu," kata Yusril dalam keterangannya, Senin (5/1/2018).

Sebelum ditunjuk, Jokowi telah menitipkan salam melalui Erick Thohir untuk disampaikan kepada Yusril. Dan itu suatu pesan tersirat bahwa Presiden Jokowi menunjuk mantan Menteri Hukum dan HAM era Gus Dur dan Megawati Soekarno Putri.

"Minggu lalu saya bertemu Pak Erick Thohir di Hotel Mulia, Jakarta. Pak Erick adalah Ketua Timsesnya Pak Jokowi. Pak Erick menyampaikan, ada salam dari Pak Jokowi kepada saya. Dan saya (Yusril) pun menyampaikan salam saya kepada Pak Jokowi melalui Pak Erick," ujarnya. (Alf)

tag: #yusrilihza  #pdip  #jokowimaruf-amin  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement