Jakarta
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 30 Nov 2018 - 10:20:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Pemprov DKI: Pemutihan Pajak Hingga 15 Desember

1Kendaraan-Bermotor.jpg.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan pemutihan pajak berupa penghapusan sanksi administrasi atau denda untuk jenis Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

"Pemutihan pajak juga dilakukan untuk mengajak masyarakat untuk taat dan patuh dalam pembayaran PKB. Dengan begitu, dapat diketahui data riil objek pajak sektor PKB,” kata Kepala BPRD Faisal Syafruddin dalam siaran persnya, Jumat (30/11/2018).

Lebih lanjut Faisal Syafruddin mengatakan, pemutihan dimulai hari ini hingga 15 Desember 2018. Langkah itu dilakukan untuk menekan 4,7 juta kendaraan bermotor yang belum membayar pajaknya.

“Pemutihan pajak juga dilakukan untuk mengajak masyarakat untuk taat dan patuh dalam pembayaran PKB. Dengan begitu, dapat diketahui data riil objek pajak sektor PKB,” kata Faisal.

Berdasarkan data BPRD Provinsi DKI Jakarta, dari target pendapatan pajak Rp 38,12 triliun, baru tercapai Rp 33,9 triliun pada 29 November 2018 atau hanya 88,9 persen.

Faisal mengatakan, pemutihan yang dilakukan pada akhir 2018 adalah salah satu bentuk upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mengoptimalkan penerimaan PKB melalui pencairan piutang pajak daerah.

Langkah ini, lanjutnya, merupakan bentuk akhir dari tahun pembinaan dan sosialisasi kepatuhan perpajakan daerah di 2018, karena di 2019 akan memasuki tahapan tahun penindakan dengan pelaksanaan penegakan hukum bersama instansi terkait.

“Jadi tahun depan, kita akan lakukan penindakan terhadap wajib pajak yang menunggak pajak,” ujarnya.

Selain itu, Faisal mengungkapkan kebijakan ini dapat meningkatkan penerimaan PKB rata-rata per hari dari kendaraan bermotor belum daftar ulang (KDM-BDU).

Sebelumnya, penerimaan mencapai Rp2,2 miliar per hari dengan 1.700 unit kendaraan bermotor, sementara sekarang menjadi Rp3,6 miliar per hari dengan 2.600 unit.

“Khusus masyarakat yang sudah menikmati pemutihan tersebut, diharapkan dapat terus tertib membayar pajak untuk tahun-tahun selanjutnya,” imbau Faisal.(yn/ant)

tag: #dki-jakarta  #pajak  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Komisi B Dorong PT Food Station Lebarkan Sayap Bisnis di Pasar Nasional dan Tambah Portofolio Produk

Oleh windarto
pada hari Rabu, 15 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Food Station Tjipinang Jaya untuk memperluas cakupan pendistribusian beras yang ...
Jakarta

Bayar PKB Melalui JakOne Berhadiah Mobil

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Sambut hari pajak yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2020, Bank DKI terus berupaya meningkatkan kemudahan warga DKI Jakarta dalam pembayaran pajak daerah melalui aplikasi ...