Berita

Bamsoet Minta TNI-Polri dan BIN Persempit Ruang Gerak Kelompok KKB

Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 04 Des 2018 - 18:00:30 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

8616faa54d30deb70de86ac49933680be2425a8012.jpg.jpg

Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga korban meninggalnya 31 pekerja PT. Istaka Karya.

Bamsoet mendorong TNI bersama dengan Polri segera mempersempit ruang gerak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan aksi keji tersebut.

Bagaimanapun, tindak kriminalitas harus segera dituntaskan guna menciptakan stabilitas keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019.

"Polri harua segera mengirimkan pasukan keamanan ke daerah terkait agar dapat memberikan rasa aman terhadap pekerja PT. Istaka Karya dalam membangun jembatan Habema-Mugi, Kabupaten Nduga, Papua," kata Bambang di Jakarta, Selasa (4/11/2018).

Bamsoet juga meminta agar keamanan nasional ditingkatkan mengingat beberapa bulan lagi Indonesia akan menggelar Pemilu Serentak 2019.

"Termasuk pengamanan dalam Pemilu 2019, serta meningkatkan pertahanan dan keamanan di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah pedalaman yang rentan terjadinya tindak kriminalitas, agar seluruh masyarakat Indonesia dapat hidup dengan aman tanpa adanya ancaman atau gangguan dari KKB dan pelaku tindak kriminalitas lainnya," tambahnya.

Selain itu, Wakil Ketua Bidang Pratama Partai Golkar ini meminta, Badan Intelijen Negara (BIN) segera mendapatkan informasi akurat mengenai gerakan KKB dan kasus pembunuhan serta penyanderaan yang terjadi.

Hal itu guna memberikan masukan kepada TNI dan Polri dalam hal melakukan pengejaran maupun penumpasan KKB yang telah melakukan pembunuhan terhadap 31 orang pekerja tersebut.

"Dan kepada keluarga 15 orang pekerja yang masih disandera untuk tetap bersabar, berdoa, dan mempercayakan proses pembebasan kepada aparat keamanan," jelas Bamsoet. (Alf)

tag: #bamsoet  #dpr  #tnipolri  #bin  

Bagikan Berita ini :