Jakarta
Oleh Bara Ilyasa pada hari Kamis, 06 Des 2018 - 20:56:33 WIB
Bagikan Berita ini :

Ketua Gerindra DKI Tak Masalah Keponakan JK Gantikan Sandiaga Uno

820180811_134133.jpg.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengaku, partainya tidak masalah dengan nama pengusaha Erwin Aksa untuk mengisi kursi DKI-2 menggantikan Sandiaga Uno.

Namun, Taufik menyebut keputusan itu nantinya harus juga didukung PKS sebagai partai pengusung Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017 lalu.

Prinsipnya, Taufik mempersilahkan apabila keponakan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjadi pendamping Gubernur DKI Anies Baswedan.Namun, menurutnya Erwin Aksa nantinya tetap harus mengikuti mekanisme yang sudah disepakati antara Gerinda dan PKS, yaitu tahap prosesfit and proper test.

Jika lolos, lanjut dia, pria berlatar belakang pengusaha itunantinya bisa menjadi salah satu calon wakil gubernur DKI yang akan disodorkan ke DPRD DKI.

"Silahkan (Erwin Aksa) maju. Secara politik kan kita sudah menyerahkan kepada PKS. Ya silahkan nanti kan kita tinggal fit and proper test," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Taufik juga menyatakan bahwa seluruh usulan nama Wagub DKI kini merupakan kewenangan PKS.

"Jadi secara politik sudah kita serahkan, dan juga masuknya melalui mekanisme yang disepakati secara bersama. Kan sudah disepakati fit and proper test," ujar Taufik.

Diketahui, sejak dua hari lalu, nama Erwin Aksa dikabarkantengah dilirik Guberbur DKI Anies Baswedan sebagai jalan tengah atas kebuntuan komunikasi Parpol pengusung Gerindra dan PKS. Anies ingin segera punya pendamping dalam menjalankan roda pemerintahan di Pemprov DKI. (Alf)

tag: #partai-gerindra  #dki-jakarta  #anies-baswedan  #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...