Ragam

Bingung Isi Libur Panjang? Ke Museum Macan Aja..

Oleh Jihan Nadia pada hari Jumat, 28 Des 2018 - 21:40:44 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

81Tiket Masuk Museum Macan.jpg.jpg

Wisata Museum Macan di daerah Jalan Panjang No.5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN) —Libur panjang natal dan tahun baru sudah tiba. Bagi sebagian orang, tentu akan menyebalkan bila tak bisa berwisata ke luar kota maupun ke luar negeri.

Apalagi, bila rencana wisata ke pantai atau gunung yang telah disiapkan bersama keluarga atau teman tiba-tiba batal. 

Namun, jangan merasa kecewa berlarut-larut. Karena destinasi wisata indoor seperti museum dan pusat perbelanjaan bisa jadi tujuan alternatif yang tak kalah menyenangkan untuk berlibur.

Bagi warga Jakarta yang masih bingung untuk mengisi liburan akhir pekan, mungkin Museum Macan bisa menjadi solusi.

Macan merupakan singkatan dari Modern and Contemporary Art in Nusantara. Museum ini baru dibuka untuk umum pada November 2017. Terletak di AKR Tower, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

Museum ini memiliki koleksi seni aliran kontemporer dan modern yang berasal dari benua Asia, Eropa, dan Amerika.

Harga Museum Macan cukup terjangkau, mengingat koleksi seni aliran kontemporernya sangat indah.

“Untuk harga dewasa berkisar dari Rp80 ribu hingga Rp 100 ribu,” ujar staff museum macan, Atika Dewi di gedung AKR Tower, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (28/12/2018).

Atika menjelaskan, Museum Macan menampilkan tema koleksi berbeda dalam periode waktu tertentu.

“Misalnya untuk periode 17 November 2018-10 Maret 2019, Museum Macan sendiri menggandeng tiga seniman ternama di Asia untuk memamerkan hasil karya mereka,” ujar Atika.

Ketiga seniman tersebut adalah, Arahmaiani (Indonesia) - Masa Lalu Belumlah Berlalu, Lee Mingwei (Taiwan/Amerika) - Seven Stories, dan On Kawara (Jepang) - One Million Years (Reading). 

Museum Macan buka dari hari Selasa sampai Minggu dan libur pada hari senin. Museum tersebut buka mulai pukul 10.00-19.00 WIB.

Berikut fakta-fakta menarik lain dari Meseum Macan: 

Ramai Dikunjungi Pecinta Seni Kontemporer

Museum ini adalah museum pertama di Indonesia yang menyimpan dan memamerkan beragam koleksi seni modern dan kontemporer asli Indonesia. 

Meskipun demikian beberapa karya yang dipamerkan juga ada yang berasal dari seniman internasional. Ada sekitar 90 karya seni rupa dalam bentuk lukisan kanvas, lukisan timbul dan patung yang bisa lo temukan di sini.

Seluruh lukisan tersebut merupakan koleksi pribadi seorang kolektor seni sekaligus pengusaha Indonesia, Haryanto Adikoesoemo. 

Menariknya, pria inilah yang juga menjadi dalang alias penggagas berdirinya Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara ini. Uniknya, meskipun sebelumnya sudah pernah ke sana dan melihat koleksi karya seni yang dipajang, belum tentu ketika berkunjung lagi di waktu yang berbeda, karya seni yang dipamerkan masih sama.

Karya Langka dan Jarang Ditemui

Nama-nama seniman nusantara, seperti Raden Saleh, Dullah, Henk Ngantung, sampai Affandi. Inilah sejumlah pelopor seni lukis kontemporer Indonesia yang karyanya sudah diakui dunia. Sayang, nggak banyak orang Indonesia yang bisa menyaksikan langsung karya lukis mereka, karena biasanya dimiliki oleh kolektor perorangan atau disimpan di museum luar negeri. 

Memamerkan Karya-karya Yayoi Kusama

Urbaners, selain menampilkan karya-karya asli buatan seniman Indonesia, Museum Macan Kebun Jeruk ini juga memamerkan karya-karya dari seniman internasional termasuk diantaranya Yayoi Kusama. 

Seniman asal Jepang yang khas dengan karya seni yang didominasi oleh motif polkadot ini juga sukses mencuri perhatian pengunjung. Salah satunya, Great Gigantic Pumpkin yang merupakan patung labu raksasa berwarna kuning yang dipenuhi polkadot hitam di setiap sisinya.

Nah, tepat di belakang Great Gigantic Pumpkin, pengunjung bakal melihat beberapa bola berukuran raksasa yang dipajang sedemikian rupa. Warna bola-bola tersebut senada dengan warna patung labu, yaitu dengan dasar berwarna kuning yang juga dihiasi polkadot hitam. Pada salah satu bola tersebut, kita bisa mengintip dan melihat pantulan kaca serta bola-bola kecil di dalamnya.

Melihat Keunikan Narcissus Garden

Narcissus Garden masih menjadi bagian dari karya-karya Yayoi Kusama yang bisa lo jumpai di Museum Macan Kebon Jeruk. Pada karya seninya yang satu ini, Yayoi nggak lagi menonjolkan motif polkadot seperti pada dua karya sebelumnya. 

Narcissus Garden terdiri dari bola-bola berwarna perak yang bisa memantulkan bayangan. Dengan jumlah bola yang begitu banyak, saat pengunjung berdiri di depannya, maka bola-bola tersebut akan memantulkan bayangan dalam jumlah yang sangat banyak.

Punya Spot Foto yang Sangat Instagramable

Salah satu karya seni yang jadi favorit para pengunjung adalah Infinity Mirrored Roomyang juga diciptakan oleh Yayoi Kusama. Berbentuk ruang kubus yang dihias dengan lampu warna warni, sebagai pengunjung yang ada di dalamnya kita akan merasa seperti berada di dimensi penuh warna dan tanpa batas. Pasalnya, ruangan tersebut sudah dilapisi cermin sehingga cahaya yang terpantul seakan-akan nggak berujung.

Nggak tanggung-tanggung, spot yang satu ini bahkan sukses menciptakan antrian yang cukup panjang di dalam Museum Macan. Sayangnya, walaupun sudah menghabiskan waktu berjam-jam untuk antri, pengunjung cuma punya waktu selama 20 detik untuk foto di dalam ruangan

Ada Pertunjukkan yang Bisa Diikuti Pengunjung

Berbeda dari kebanyakan museum yang lain, di Museum Macan kita nggak sekadar melihat karya-karya seni yang dipajang saja. Tempat ini juga sering mengadakan event dan program yang bisa diikuti oleh pengunjung. Mulai dari seni pertunjukan semi-teater, pertunjukan Music at the Museum, sesi bercerita dan bermain lewat media karya seni, sesi menggambar dan mewarnai dan masih banyak lagi.

Menyediakan Ruangan untuk Anak-anak

Bagi yang ingin datang bersama adik sepupu atau keponakan yang masih kecil ke Museum Macan Jakarta tentu bisa banget! Di sini ada ruangan yang secara khusus didesain dan disediakan untuk anak-anak. 

Ruang Seni Anak yang diberi nama Floating Garden atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Taman Apung ini dirancang oleh seniman Entang Wiharso. Begitu memasuki ruangan, kita bakal terbawa ke sebuah dunia yang penuh warna-warna cantik.

Bagian menarik dari ruangan ini adalah cetakan aluminium di dinding yang berbentuk fauna, flora dan manusia. 

Tenang aja, adik sepupu atau keponakan kita nggak bakal bosan karena di ruangan ini mereka bisa membuat prakarya dengan peralatan yang sudah disediakan oleh pengelola Museum. Mulai dari membuat arsiran warna-warni, menggambar, dan lain sebagainya.

Aktivitas lain yang nggak kalah serunya juga bisa ditemukan di dalam museum ini adalah berburu harta karun. Jadi, permainan ini ditujukan untuk pengunjung di bawah 12 tahun dimana mereka bakal diberi selembar kartu Museum Guide for Children yang berisi petunjuk tentang “harta karun” yang tersembunyi di salah satu sudut museum. Seru banget deh!

Nongkrong dan Ngopi dengan View Keren

Puas berkeliling dan berfoto di dalam Museum, kita pasti merasa lelah dan haus. Tenang saja, tepat di seberang Infinity Mirrored Room lo bisa menemukan sebuah coffee shop yang dikelilingi oleh dinding kaca lengkap dengan pemandangan lanskap Ibukota Jakarta yang nggak pernah sepi.

Coffee shop yang juga cukup populer di media sosial ini bernama 1/15 Coffee. Brand kedai kopi yang satu ini bahkan sudah memiliki beberapa gerai di Jakarta dan Bali, jadi soal rasa nggak usah diragukan lagi. Soal harga masih sangat terjangkau, kok. Cukup menyediakan budget sekitar Rp30.000 untuk mencicipi secangkir kopi nikmat.

Urbaners, itulah tadi beberapa fakta menarik tentang Museum MACAN Jakarta yang lagi hits. (Alf/mldspot.com)

tag: #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement