Berita

Megawati Tak Ingin PDI-P Diisi Kader Karbitan

Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 10 Jan 2019 - 13:53:39 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

86IMG-20190110-WA0017.jpg.jpg

Megawati dalam pidatonya di HUT PDI-P ke-46 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019). (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menegaskan, partainya tak boleh diisi oleh kader karbitan. 

Hal ini disampaikan Megawati, karena menurut dia, saat ini memang ada kecenderungan pragmatisme politik di mana ada kutu loncat kader partai.

"Saya tidak ingin partai ini diisi kader karbitan saat pemilu. Mengaku kader kalau tidak terpilih lalu loncat ke partai lain," kata Megawati dalam pidatonya di HUT PDI-P ke-46 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Diakui Megawati, selama 46 tahun bendera partai banteng moncong putih berkibar, mengalami pasang naik, tetapi juga pasang surut. 

"Kita mengalami kekalahan dalam beberapa Pemilu. Contohnya, pada Pemilu tahun 2004 dan 2009. Tetapi, meskipun kalah dalam Pemilu, partai ini tidak memilih jalan pintas," katanya.

PDI-P, lanjutnya, tidak menerapkan strategi “asal comot calon legislator”, apalagi dari partai lain.  

"Partai ini tidak berkonsep asal rekrut tokoh 'pendongkrak' elektabilitas, yang tujuannya asal tambah kursi DPR, asal lolos parlemen threshold, atau asal menang Pemilu," tegas dia.

Meski begitu, Mega mengatakan, PDI-P adalah partai terbuka di mana siapa saja boleh bergabung. Namun pragmatisme politik tak akan dibiarkan menjalar di tubuh partai besutannya itu.

Megawati menegaskan PDI-P bukan sebagai partai lompatan kekuasaan namun partai dengan kaderisasi dan pendidikan politik.

"Kami mengakui peristiwa ini sempat terjadi di PDIP, namun kami tidak berkecil hati. Bagi kami, politisi pragmatis akan tersingkir," katanya.

Menurut Megawati, tersingkirnya kader karbitan maupun politisi pragmatis, merupakan bagian dari seleksi alam ideologi. Siapa pun yang mementingkan kepentingan pribadi atau kekuasan, pasti akan tersingkir dari PDI-P.

"PDI-P akan tetap menjadi sekolah politik bagi kadernya untuk jadi partai pelopor, secara bertahap membenahi diri, sehingga tersaring saripati kader ideologis partai," ucap Megawati. (Alf)

tag: #pdip  #megawati-soekarnoputri  

Bagikan Berita ini :