Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Rabu, 16 Jan 2019 - 16:04:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Belajar dari Pencatutan 'Foto Gatot', Pendukung Prabowo Diminta Lebih Waspada

91foto-gatot-nurmantyo-di-posko-bpn-prabowo-sandi-di-solo-2.jpg.jpg
Foto Gatot Nurmantyo di Posko BPN Prabowo-Sandi di Solo (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hidayat Nur Wahid mengajak pendukungnya mewaspadai potensi manuver politik jelang Pilpres 2019.

Hal ini disampaikan Hidayat setelah terkuaknya 'penyelundup' fotomantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke posko dan baliho BPN Prabowo-Sandi olehrelawan Jaringan Nasional Garda Depan (Jagad).

Jagadmerupakan relawan pendukung Gatot Nurmantyo yang dulu pernah menjagokannya maju Pilpres 2019.Dalam kaitan dengan spanduk di Posko BPN, belakangan relawan Jagad tersebut mengaku sebagai pemasangnya.

Hidayat menyebut, kasus ini harusmenjadi pembelajaran pentingbagimasyarakatkhususnya pendukung Prabowo-Sandi agartidak terjebak salingfitnah disisa masa kampanye Pilpres 2019.

"Jadi (sudah) jelas ya, bukan BPN PrabowoSandi yg pasang (apalagi nyatut) foto Gatot Nurmantyo, tapi justru Relawan Gatot Nurmantyo sendiri. Itu pengakuan mrk sendiri, dlm konferensi pers yg mrk bikin sendiri. Waspadalah. Agar tak digoreng jadi fitnah," cuit Hidayat melalui akun twitter pribadinya,@hnurwahid, dilihat TeropongSenayan, Rabu (16/1/2019).

Sebagaimana diketahui, Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, sebelumnya sempat memprotes pemasangan fotonya di atas baliho Posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Solo. Gatot meminta fotonya tersebut dicopot.

Namun, kemarin Selasa (15/1/2019), adalah relawan Jaringan Nasional Garda Depan (Jagad) yang mengaku sebagai pihak yang memasang foto Gatot.

Jagad merupakan relawan pendukung Gatot Nurmantyo yang dulu pernah menjagokannya maju Pilpres 2019. Dalam kaitan dengan spanduk di Posko BPN, relawan Jagad mengaku sebagai pemasangnya.

"Kami Jagad yang memasang spanduk itu. Saya siap bertanggung jawab," kata Ketua Presidium Jagad, Agus Yusuf, dalam jumpa pers di Solo, Selasa (15/1/2019).

Agus mengaku pemasangan spanduk berfoto Gatot sama sekali tidak terkait dengan dukung-mendukung di Pilpres 2019. Niat mereka hanyalah memberi selamat kepada BPN.

"Niat kita murni memberi ucapan selamat ke BPN, seperti PDIP yang memberikan karangan bunga. Terkait pemasangan spanduk di atas baliho, memang sisa tempatnya tinggal di situ," ujar dia.

Dia mengaku telah memasang spanduk pada Kamis malam, sehari sebelum posko diresmikan pada Jumat (11/1/2019). Spanduk telah diturunkan Sabtu keesokan harinya.

Terlepas dari spanduk, Agus mengatakan bahwa saat ini Gatot tidak memihak salah satu pasangan calon. Namun relawan Jagad masih belum memutuskan untuk mengikuti keputusan Gatot.

"Kalau Pak Gatot membebaskan kita, karena beliau sendiri netral. Kalau kami baru akan menentukan keputusan setelah Rakornas pada Februari mendatang," tutupnya. (Alf)

tag: #gatot-nurmantyo  #pilpres-2019  #prabowosandiaga  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Politikus Hanura ini Sebut Urusan Beras Semakin Gak Karu-karuan

Oleh Yoga
pada hari Rabu, 20 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Temuan beras impor di Pasar Cipinang, Jakarta Timur mengakibatkan pasar tradisional menghadapi gempuran beras impor murah.  Inas Nasrullah Zubir politikus partai ...
Berita

Soroti Perpres No. 7 Tahun 2021, PKS: Apa Motif Pemerintah?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI melalui Wakil Ketua Fraksi Bidang Polhukam, Sukamta mempertanyakan apa motif Presiden Jokowi melahirkan Perpres Nomor 7 ...