Berita

Munajat 212: Ulama Komando Kami, Kami Taat, Kami patuhi

Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 22 Feb 2019 - 02:11:40 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1550778287.jpg

Acara dzikir dan doa Munajat 212 di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019) malam. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Acara zikir dan doa Munajat 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, selesai Kamis (21/2/2019) tengah malam. 

Sebelum membubarkan diri, ribuan massa umat Islam yang memadati area Monas. Dari atas panggung utama dzikir dan doa Munajat 212, panitia sempat mengajak jamaah menyanyikan lagu bertajuk "Aksi Bela Negeri".

Melalui pengeras suara, pemandu acara mengenalkan mars tersebut kepada jamaah. Nada mars ini mirip dengan mars Aksi Bela Islam.

Mars ini diberi judul "Aksi Bela Negeri". Berikut ini liriknya:

Ulama komando kami
ijtimak pegangan kami
untuk pilih presiden RI
kami taat kami patuhi
Allahuakbar 3x
Aksi Bela Negeri 3x

Setelah menyanyikan mars tersebut, Munajat 212 dilanjutkan dengan do"a. 

Sebelumnya, selain ada sambutan-sambutan, ada juga ceramah dan pembacaan puisi. 

Acara zikir dan doa Munajat 212 yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB itu kemudian ditutup dengan doa dari Iman Besar FPI Habib Rizieq Syihab.

Habib Rizieq mengajak peserta bermunajat bersama. Habib Rizieq, dalam doanya, berbicara mengenai kondisi bangsa dan penegakan hukum suka-suka.

"Banyak santri sekedar mengirim pesan mengkritik penguasa. Seorang perwira di depan media menghardik, santri diadili dan dipenjara tak ada belas kasih dari pemerintah. Sedangkan seorang anak cukong naga mengancam membunuh kepala negara, tapi dengan gagah perwira berkata "itu hanya lucu-lucuan saja". Inikah penegakan hukum suka-suka? Nastaghfirullah," ujar Habib Rizieq melalui audio yang diputar di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019). Habib Rizieq membacakan doa dari kediamannya di Mekkah, Arab Saudi. (Alf)

tag: #aksi-212  

Bagikan Berita ini :