Jakarta
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 27 Mar 2019 - 20:57:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Kejar WTP, Anies Akan Copot Pegawai yang Tak Jujur Laporkan Aset

tscom_news_photo_1553695044.jpg
Gubernur Anies Baswedan (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONHSENAYAN)--Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov DKIbekerja keras untuk kembali mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

Anies meminta pejabat SKPDjujur dalam melaporkan pencatatan semua aset milik Pemda DKI.

"Proses mempertahankan WTP, satu yangmendasar adalah aset. Karena itu saya meminta semuanya untuk melaksanakan sensus dengan tertib, benar, tuntas," kata Anies saat mengumpulkan jajarannya di Balai Kota,Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2019).

Anies mengakutak seganakan memberikan sanksi berat bagi pegawai yang nantinya terbukti tidak jujur. Dia bahkan mengancam hukuman pemecatan sebagai hukuman ke pegawai yang tidak jujur.

"Bila (aset) dilaporkan ada, ternyata tidak ada. Maka yangmelakukan itu akan ada sanksi. Bila terbukti manipulasi, itu pelanggaran pra pendidikan, itu di orang tua. Kalau bohong maka pelakunya akan diberhentikan dari posisinya," jelasnya.

Anies juga menuturkan akan segera mengirim mekanisme menganai sensus pencatatan aset. Dia menegaskan sensus dalam melaporkan aset harus dilakukan secara jujur.

"Kebohongan tidak bisa ditolerir, soal sensus saya minta perhatian semua. Nanti akan ada edaran dari Sekda memberikan instruksi jelas apa yang dilakukan kepala SKPD," jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih predikat WTP pada tahun 2017 lalu. Tahun ini, Pemprov kembali menargetkan untuk meraih predikat tersebut. (Alf)

tag: #anies-baswedan  #pemprov-dki  #bpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...