Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 20 Okt 2019 - 14:32:07 WIB
Bagikan Berita ini :

Agun Berharap Jokowi Segera Pindahkan Alokasi Dana Kementerian ke Daerah

tscom_news_photo_1571556727.jpg
Politisi senior Partai Golkar Agun Gunandjar (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politisi senior Partai Golkar Agun Gunandjar berharap dibawah kepemimpinan Jokowi-Maruf Amin lima tahun kedepan, dapat melanjutkan keputusan-keputusan yang berani dan kontropersial. Menurutnya, hanya dengan cara itu Indonesia akan bersatu, berdaulat, adil, maju dan sejahtera.

Ia juga menilai rakyat yang tersebar di desa-desa seluruh Indonesia, meminta kebijakan desentralisasi terus dilanjutkan dengan perhatian infrasstruktur, SDM, tehnologi dan dana yang semakin meningkat.

"Rakyat berdaulat tidak sebatas di Pemilu, tapi berdaulat sepanjang waktu, untuk itu lima tahun ke depan, Presiden dan wapres harus segera memindahkan alokasi anggaran-anggaran yang ada di kementrian/Lembaga, ke daerah-daerah hingga ke desa desa," kata Agun saat dihubungi, Minggu (20/10/2019).

Dengan begitu, kata Agun, pusat cukup memberikan kebijakan dan regulasi, melaksanakan bimbingan teknis dan supervisi ke daerah-daerah dan desa-desa atas kebijakan atau regulasi sektor-sektor kementriannya.

"Melalui kebijakan ini diyakini akan tercipta pemerataan dan lapangan kerja di daerah dan desa yang lebih baik, adil, makmur dan sejahtera," kata Anggota DPR dapil Jabar X. (Alf)

tag: #partai-golkar  #jokowimaruf-amin  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Sambut Hari UMKM, Telkomsel Gelar Webinar ‘UMKM Movement’ di 12 Kota

Oleh Rihad
pada hari Rabu, 12 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Sebagai leading digital telco company, Telkomsel konsisten membangun ekosistem digital yang inklusif di Indonesia dengan mempercepat adopsi teknologi dalam ekosistem ...
Berita

BP2MI Ajak Semua Komponen Bersinergi Hadapi Sindikat Pengiriman Migran Ilegal

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyatakan kalau sindikat pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural merupakan musuh ...