Oleh Aries Kelana pada hari Senin, 01 Jun 2020 - 21:55:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Tiga Organisasi di PBB Ini Sumbang Ventilator Ke BNPB Tangani COVID-19

tscom_news_photo_1591023306.jpg
World Health Organization (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memberikan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan tersebut tiba di Jakarta Senin ini (1/6/2020).

Seperti dalam rilisnya, UNDP, WHO dan IOM akan menyediakan total 33 ventilator selama empat minggu dengan perkiraan biaya US$762.460. WHO akan berkontribusi 27 ventilator didukung melalui kemitraan dengan Pemerintah Jepang, dan masing-masing tiga dari IOM dan UNDP. Operasi pengadaan logistik dilakukan oleh UNDP.

Pengiriman pertama — yang mencakup dua ventilator masing-masing dari WHO dan IOM dan satu dari UNDP — akan diserahkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).Ventilator akan dikirimke fasilitas kesehatan yang sangat membutuhkandiseluruh Indonesia.

“Dampak pandemi COVID-19 di Indonesia membutuhkan dukungan dan kemitraansemua pihak. Peralatan medis, yang dibeli oleh UNDP sebagai bagian dari inisiatif bersama dengan WHO dan IOM,akanmembantu mengatasi salah satu kebutuhan yang paling mendesak dan akan memberikan perawatan kesehatan vital bagi para korban COVID-19,” ujar kataKepalaPerwakilan UNDP,BapakChristophe Bahuet.

Sebagai tambahan, UNDP bersama dengan Sistem Pembangunan PBB juga akan mengintensifkan dukungannya untukmembantumengatasidampak sosio-ekonomi pandemi COVID-19 pada masyarakat Indonesia.

“Pengiriman pertama ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan perawatan kepada mereka yang paling membutuhkan dan untuk memastikan tidakada seorangpun yangtertinggal,” sambung Christophe Bahuet.

Menurut N. Paranietharan,KepalaPerwakilan WHO untuk Indonesia, secara global, ada permintaan tinggi untuk peralatan penting untuk mengobati COVID-19. “Sehingga ventilator ini, akan memberikandampak yang signifikanuntukmemberikan perawatan kritis kepada pasien yang paling terkena dampak di seluruh Indonesia,” katanya.

tag: #who  #covid-19  #bnpb  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Tol Japek II Elevated Diganti Nama Tol Layang Sheikh MBZ, Inilah Profilnya

Oleh Rihad
pada hari Senin, 12 Apr 2021
Beredar kabar Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Elevated diganti nama  Tol Layang MBZ (Sheikh Mohamed Bin Zayeb). Di mana dalam rangka pergantian nama tersebut, akan dilakukan penutupan ...
Berita

Salat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Hanya 10 Rakaat

Pemerintah Arab Saudi akan mempersingkat rakaat salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, menjadi 10 rakaat dari 20 rakaat. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Kepala ...