Oleh Yoga pada hari Rabu, 03 Feb 2021 - 19:32:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Merger Indosat dan Tri Diprediksi Menyehatkan Industri Telekomunikasi dan Menguntungkan Keduanya

tscom_news_photo_1612355563.jpg
Logo Indosat dan Tri (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kabar merger antara Indosat Ooredoo dengan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri), anak usaha CK Hutchison santer. Jika aksi merger tersebut benar-benar terjadi, maka banyak pihak memprediksi akan menguntungkan kedua pihak, baik Indosat dan Tri.

Aksi merger dan akuisisi perusahaan telekomunikasi diprediksi akan semakin ramai di tahun ini seiring dengan disahkannya UU Cipta kerja. Beberapa perusahaan telekomunikasi disebut sudah melakukan penjajakan.

Vice President Director PT. Hutchison 3 Indonesia M Danny Buldansyah mengatakan, konsolidasi atau merger adalah salah satu cara untuk menyehatkan industri telekomunikasi di dalam negeri yang selama ini dinilai tidak efisien.

“Konsolidasi adalah salah satu cara ntuk menyehatkan kembali industri telekomunikasi dengan konsolidasi operator sehingga lebih efisien,” ungkap Danny Buldansyah dalam Alinea Forum, Rabu (3/2/2021).

Namun, Buldansyah juga berharap bahwa konsolidasi yang terjadi dapat difasilitasi oleh pemerintah dengan sejumlah regulasi yang mengatur bahwa entitas baru konsolidasi dapat tetap mengelola seluruh frekuensi yang telah diberikan.

“Dengan tetap mengelola frekuensi yang telah diberikan maka entitas baru akan lebih siap menggelar layanan 5G pada saat ekosistemnya sudah siap ditanah air,” ujarnya.

Dengan operator telekomunikasi di Indonesia yang cukup banyak, yaitu enam operator, dirasakan tidak efektif untuk menyediakan layanan yang baik kepada masyarakat.

"Banyaknya operator memicu terjadinya perang harga karena kompetisi yang ketat. Masing-masing operator ingin menguasai pangsa pasar, dan salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menekan harga semurah mungkin."

Dalam kondisi Pandemi Covid – 19 regulasi ini juga mempengaruhi industri seluler. Hal ini juga tertera pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi, pembangunan dan penyelenggara telekomunikasi telah menunjukkan peningkatan peran penting dan strategis dalam menunjang dan mendorong kegiatan perekonomian, memantapkan pertahanan dan keamanan, mencerdaskan kehidupan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintah, memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka wawasan nusantara dan memantapkan ketahanan nasional serta meningkatkan hubungan antar bangsa.

tag: #bisnis  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Bisnis

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Hari Ini Jangkau Ribuan Karyawan

Oleh Rihad
pada hari Tuesday, 18 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pemerintah bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan memulai penyuntikan perdana program Vaksinasi Gotong Royong pada Selasa (18/5/2021).  Di ...
Bisnis

Traffic Layanan Telkomsel Naik 49 Persen Selama Ramadan dan Lebaran

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Operator seluler Telkomsel mencatat pertumbuhan trafik layanan data 49 persen selama Ramadan dan Idul Fitri 1442. Telkomsel, dalam keterangan resmi, dikutip Senin, ...