Berita
Oleh Yoga pada hari Thursday, 01 Apr 2021 - 09:50:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Tetangga Tetap Rangkul Keluarga ZA, Setelah Serang Mabes Polri

tscom_news_photo_1617243727.jpg
Rumah ZA (Tersangka Penembakan ke Mabes Polri) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Beberapa tetangga yang tinggal dekat dengan rumah keluarga ZA, tersangka penembakan di Mabes Polri memastikan mereka akan berusaha menguatkan pihak keluarga terlepas dari insiden teror yang terjadi.

Menurut beberapa tetangga yang ditemui di dekat rumah korban di daerah Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu malam dan Kamis dini hari, insiden di Mabes Polri justru jadi alasan mereka harus merangkul keluarga ZA.

Alasan lainnya, karena mereka punya hubungan baik yang telah terjalin lama dengan orangtua serta kakak-kakak pelaku.

"Saya tuh kalau dia (orangtua ZA) ada di sini saya mau bertemu. Sedih lah. Saya (ingin) kasih semangat," kata Tiuria Gultom, salah satu tetangga yang rumahnya berjarak kurang dari 100 meter dari rumah keluarga ZA, Rabu malam (31/3/2021).

Walaupun demikian, Tiuria tidak menyangkal ada beberapa warga yang mengutarakan ketakutannya setelah insiden tersebut. Tetapi ia berusaha membujuk warga agar tidak terjebak rasa takut.

"Aku bilang (ke beberapa tetangga) besok kita ke sini ya. Saya bilang (ke) warga saya, enggak boleh takut. Enggak boleh begitu, kita saling menguatkan, tadi saya bilang warga saya," kata Tiuria, Rabu malam.

Tiuria merupakan salah satu ketua RT di RW 10, tetapi ia tidak menaungi daerah RT tempat keluarga ZA tinggal. Walaupun demikian, ia mengaku punya hubungan baik dengan keluarga ZA, termasuk orang tuanya dan kakak-kakaknya mengingat ia sendiri telah tinggal di daerah itu selama lebih dari 30 tahun.

Sementara itu, tetangga lainnya yang ditemui di dekat rumah keluarga ZA, pasangan suami istri berinisial R dan S, mengatakan kejadian di Mabes tidak mengubah hubungan baik yang telah terjalin lama antara mereka dan orangtua ZA serta kakak-kakak ZA.

"Setelah ini ya tidak ada masalah. Selama ini ya (kami) enggak ada masalah apa-apa. Ya namanya kita ini ya bertetangga, yang sudah-sudah, ya sudah. (Mereka) seperti keluarga, saudara sendiri," kata S saat ditemui di warungnya yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah keluarga ZA, Kamis dini hari.

R menambahkan masyarakat di daerahnya itu punya hubungan baik antarwarga sehingga ia optimis ikatan kekeluargaan yang terjalin dengan baik selama puluhan tahun tidak akan berubah setelah ada insiden di Mabes Polri.

"Di sini, Inshaallah, gak ada dikucilkan, karena orangtuanya orang baik," kata R.

Pasangan suami istri R dan S telah tinggal di daerah Kelapa Dua Wetan selama lebih dari 40 tahun. Keduanya mengaku mengenal baik orang tua ZA beserta kakak-kakaknya.

ZA, 25, merupakan tersangka penembakan di Mabes Polri yang kemudian ditembak mati di lokasi oleh polisi. Jasad pelaku dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk otopsi tidak lama setelah kejadian, kemudian ia dimakamkan pada Rabu malam di pemakaman umum di Jakarta Timur.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat jumpa pers di Mabes Polri menerangkan tersangka ZA beraksi seorang diri atau lone wolf. Kepolisian meyakini aksi ZA didorong oleh paham radikalisme teroris, yang kemungkinan terhubung dengan ISIS.

tag: #terorisme  #polri  #penembakan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: I Nyoman Parta
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Adies Kadir
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Idul Fitri 1442H: Ali Wongso Sinaga
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Rumah Warga yang Balik ke Jakarta Akan Diberi Tanda

Oleh Rihad
pada hari Sunday, 16 Mei 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kodam Jaya memberikan tanda terhadap rumah warga balik ke Jakarta guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 usai ...
Berita

Investasi RI Berangsur Membaik, Muhaimin Beraharap Penanganan Pandemi Covid-19 Lebih Serius

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Indonesia diprediksi akan memasuki masa pemulihan pada triwulan II-2021. Salah satu indikator skenario prediktif tersebut adalah pertumbuhan realisasi nilai ...