Berita
Oleh Fitriani pada hari Kamis, 02 Mei 2019 - 19:08:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Hardiknas, Dindikbud Tangsel Dorong Pendidikan Berbasis Character Building

tscom_news_photo_1556798938.jpg
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Taryono (Sumber foto : Ist)

TANGSEL(TEROPONGSENAYAN) --Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan (Dindikbud Tangsel) Taryono,mendorong program pendidikan berbasis character building.

Program itu disampaikan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2019.

Kepada TeropongSenayan, Taryono mengatakan, dirinyamenyadari bahwa pendidikan urusan pemerintahan yang penting dan strategis.

Menurutnya, jika masyarakat menginginkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan memiliki daya saing,maka kuncinya adalah pendidikan yang baik.

"Kini saatnya pembangunan kualitas pendidikan dilakukan dengan berakar kepada pembangunan karakter (character building).Hal ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 87 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter," kata Taryono, di kawasan Kota Tangsel,Kamis (2/5/2019).

Dikatakan Taryono, membangun generasi cerdas dan berkarakter dilaksanakan dengan harmonisasi Tri Sentra Pendidikan, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Saatnya pola asuh keluarga berubah, dari dokrinisasi menjadi apresiasi dan demokratisasi.

"Filosofi ing ngarsosung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani (di depan berikan contoh, di tengah bangun semangat, di belakang mendorong), masihsangat relevan dengan paradigma saat ini," katanya.

Selain itu, menurut Taryono menegaskan, bahwa sekolah harus mampu mensinergikan intrakurikulum, kokurikulum, dan ekstrakurikulum. Sekolah dan guru harus melihat setiap siswa itu istimewa dengan bakat yang dimilikinya, tidak bisa mengukur keberhasilan tiap siswa dengan ukuran yang sama.

"Berikan apresiasi kepada setiap karya dan ide atasan anak, untuk semua hal itu dilakukan dengan gerakan sekolah bersih dan menyenangkan (gsbm). Masyarakat harus lebih peduli kepada setiap pendidikan anak, dengan semua ini maka akan tercipta ekosistem pendidikan yang kondusif dan produktif," pungkasnya. (Alf)

tag: #pendidikan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Anggota DPR Ini Sebut Ada Empat Poin Kemudahan Bagi UMKM di RUU Cipta Kerja, Apa Saja?

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VI DPR RI Mukhtarudin mengungkapkan, Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja akan memberi kemudahan dan perlindungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah ...
Berita

AJI Kecam Pemidanaan Farid Gaban oleh Politikus PSI

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Baru-baru ini Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga Ketua Umum Perhimpunan Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan jurnalis senior Farid Gaban ke Polda ...