Oleh Aris Eko pada hari Minggu, 04 Jan 2026 - 13:21:37 WIB
Bagikan Berita ini :
Ribuan Pelayat Sholat Jenazah

Hidayat Nur Wahid : Almarhum KH Amal Fathullah Zarkasyi Perjuangkan UU Pesantren

tscom_news_photo_1767507697.jpeg
(Sumber foto : )

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ribuan pelayat menshalatkan jenazah pemimpin Pondok Pesantren Gontor KH Amal Fathullah Zarkasyi di Masjid Jami’ Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Almarhum memperjuangkan UU Pesantren.

"Salah satu pemikiran beliau adalah lahirnya Undang-Undang Pesantren. Saya menyaksikan langsung bahwa itu bagian dari perjuangan beliau demi kemaslahatan pesantren, bukan hanya Gontor, tetapi pesantren di seluruh Indonesia," kata Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Minggu (4/1/2026).

Sejak pagi rumah duka di kompleks Pondok Modern Darussalam Gontor di Kecamatan Mlarak dipadati pelayat dari berbagai daerah. Alumni, santri, hingga tokoh nasional, silih berganti menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum sebelum jenazah diberangkatkan ke masjid.

Hidayat Nur Wahid yang juga politisi PKS menilai KH Amal Fathullah Zarkasyi sebagai sosok teladan bagi dunia pesantren di Indonesia. Menurut dia, almarhum memiliki kontribusi besar melalui pemikiran dan perjuangannya dalam memperkuat peran pesantren secara nasional.

Selain dikenal sebagai pemikir, KH Amal Fathullah Zarkasyi juga dikenal dekat dengan santri dan alumni. Meski mengemban amanah sebagai pimpinan pondok, almarhum tetap rendah hati dan mudah berbaur.

"Beliau sering memberi saran dan masukan kepada para alumni. Bukan hanya Gontor yang kehilangan, tetapi Indonesia juga kehilangan sosok beliau," ujarnya.

Sementara itu Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Hamid Fahmi Zarkasyi menegaskan peran besar almarhum dalam memperjuangkan pengakuan pesantren melalui Undang-Undang Pesantren.

"Perjuangan beliau membuat pesantren memiliki payung hukum. Lulusan pondok kini dapat melanjutkan ke perguruan tinggi tanpa harus melalui ujian negara. Ini jasa besar yang harus terus kita ingat dan lanjutkan," kata Hamid yang juga adik almarhum.

Usai dishalatkan, jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi dimakamkan di kompleks makam keluarga Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor. Almarhum wafat pada Sabtu, 14 Rajab 1447 H atau 3 Januari 2026 pukul 12.14 WIB di RSUD Dr. Moewardi, Solo.

Almarhum merupakan putra keempat dari K.H. Imam Zarkasyi, salah satu Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor bersama K.H. Ahmad Sahal dan K.H. Zainuddin Fananie.

KH Amal Fathullah Zarkasyi lahir pada 4 November 1947. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai akademisi dan cendekiawan Muslim dengan kepakaran di bidang akidah dan filsafat Islam, khususnya ilmu kalam, perbandingan agama, dan teologi Islam.

Selain kiprahnya di dunia keilmuan, almarhum juga berperan besar dalam pengembangan pendidikan Islam modern. Ia pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor periode 2014–2020, sebelum kemudian mengemban amanah sebagai pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor hingga akhir hayatnya.(ant/ris)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Lainnya
Berita

TB Hasanuddin: Tiga Acuan Penting dari Kasus Penangkapan Presiden Venezuela

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 04 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menyampaikan tanggapan sekaligus pelajaran strategis atas penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro ...
Berita

Tolak Pilkada Oleh DPRD, Ini Enam Alasan PUSaKo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand), Sumatera Barat secara tegas menolak secara tegas terkait wacana Pemilihan Kepala Daerah ...