
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga mendukung dan setuju Pilkada oleh DPRD. Selain menghemat biaya juga menghindari polarisasi masyarakat.
"Untuk kepentingan kemasyarakatan, Pilkada melalui DPRD sangat menguntungkan, karena masyarakat tidak akan terpolarisasi lagi," ujar Imam Fauzan Amir Uskara, Bendahara Umum PPP kepada Teropong Senayan, Kamis (1/1/2026).
Selain itu, menurut Imam Fauzan, Pilkada oleh DPRD, bisa menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada posisi netral. Artinya ASN tidak menjadi obyek para Calon dalam kontestasi Pilkada langsung.
"Sedang dari sisi penyelenggaraan akan menghemat banyak anggaran pemerintah. Penghematan ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan Daerah dan kesejahteraan masyarakat," papar Imam Fauzan.
Pilkada langsung, menurut Imam Fauzan, juga sering menjadi dilema dan mengganggu posisi kader partai politik. Ini terjadi atau dialami kader parpol jika Calon ada hubungan kekerabatan yang berbeda dengan pilihan parpol.
"Adanya hubungan kekerabatan sering menjadi momok bagi kader apabila pilihan partai tidak berkesesuaian. Sehingga kader partai politik tidak akan terganggu lagi dengan proses Pilkada oleh DPRD," ujar dia.
Pemilihan kepala daerah oleh DPRD juga dinilai sesuai dengan konstitusi. Bahkan dia menyebut sesuai dengan azas demokrasi Pancasila, sebagaimana termaktub dalam sila ke 4 (empat).
"Kita sudah berpengalaman merasakan dampak yang terjadi di masyarakat. Sekarang saatnya pemerintah dan DPR mempertimbangkan sungguh-sungguh kepentingan yang lebih besar dalam proses pembahasan UU Pemilu," pungkas dia.(ris)