Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Kamis, 02 Mei 2019 - 19:50:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Telkom Cetak Kinerja Positif di Kuartal 1/2019

tscom_news_photo_1556801415.png
Logo Telkom (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sepanjang tahun 2018, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah menunjukkankomitmennya dalam memperkuat kapabilitas bisnis digital melalui pertumbuhan pendapatan bisnis digital yang menjadi kontributor utama pendapatan Perseroan serta didukung oleh investasi pada infrastrukturbroadbandyang berkelanjutan.

Hal ini menjadikan Telkom mencatat kinerja yang jauh lebih baik pada kuartal pertama 2019 denganpendapatan konsolidasi sebesar Rp34,84 triliun, tumbuh 7,7% dibanding kuartal pertama 2018.Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization(EBITDA) juga mengalami peningkatan sebesar 8,8% menjadi Rp17,53 triliun, begitupun dengan laba bersih yang tercatat naik 8,5% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp6,22 triliun.

“Pencapaian ini tidak lepas dari pertumbuhan bisnis digital yang terdiri dariConnectivity Broadbanddan Layanan Digital yang meningkat 26,2% dibanding tahun lalu menjadi sebesar Rp23,83 triliun dengan kontribusi 68,4% dari total pendapatan Perseroan,” ungkap Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga di Jakarta (2/5/2019).

Dari segmen Mobile, entitas anak usaha Telkom, Telkomsel menunjukkan kinerja yang kian beranjak naik dengan pendapatan sebesar Rp22,18 triliun, EBITDA Rp12,14 triliun dan laba bersih Rp6,47 triliun. Pencapaian ini bila dibanding periode yang sama tahun lalu tercatat tumbuh mencapai 1,4%, 1,3% dan 0,9% untuk pendapatan, EBITDA dan laba bersih.

Dari segi operasional, kinerja Telkomsel juga memuaskan dengan jumlah pelanggan 168,6 juta dengan basis pelanggan data 111,1 juta dan lalu lintas data yang terus meningkat 56,6% menjadi 1.408.872 Terabyte. Untuk mengukuhkan diri sebagai operator dengan layanan digital terbaik, Telkomsel terus membangunBase Tranceiver Station(BTS) di kuartal 1/2019 ini sebanyak 8.405 dan seluruhnya berbasis 4G. Hingga saat ini, Telkomsel telah memiliki total BTS sebanyak 197.486 unit dengan BTS 3G dan 4G/LTE sebanyak 147.181 unit.

Jumlah pelanggan IndiHome pada kuartal pertama 2019 ini tumbuh 57,7% YoY menjadi 5,5 juta pelanggan dan mempertahankan posisi IndiHome sebagaimarket leaderbisnisfixed broadbanddi Indonesia denganmarket sharesekitar 80%. Berbasis kinerja IndiHome ini, segmen Consumer mengalami kenaikan pendapatan sebesar 31,4% dibanding tahun lalu menjadi Rp4,08 triliun.

Di kuartal pertama 2019, segmen Enterprise mencatat pendapatan sebesar Rp6,32 triliun dengan pertumbuhan 6,3% pada periode yang sama tahun lalu. Begitupun dengan segmen Wholesale and International Business yang mencatat pendapatan sebesar Rp2,92 triliun dengan pertumbuhan 30,3%.

Belanja modal Perseroan di kuartal 1/2019 ini sebesar Rp7,26 triliun, dengan alokasi terutama digunakan untuk membangun infrastruktur broadband baik untukmobileyakni pembangunan BTS 4G LTE dan pengembangan sistem IT, maupunfixed broadbandberupa jaringan akses serat optik ke rumah serta jaringanbackboneserat optik bawah laut danterrestrial.

“Kinerja di kuartal pertama 2019 yang baik ini dengan didukung penguatan kapabilitasbroadbandyang terus dilakukan secara berkelanjutan, kami yakin dan optimis tahun 2019 Telkom dapat mencatat kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujar Alex. (Alf)

tag: #pt-telkom  #bumn  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Teropong TV Akan Gelar TCA 2020 Secara Live

Oleh Bachtiar
pada hari Rabu, 15 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Media online TeropongSenayan akan menyiarkan secara langsung ajang penghargaan Teropong CSR Award (TCA) 2020 melalui Teropong TV di chanel YouTube, Rabu ...
Berita

Kuasa Hukum Heru Hidayat Sebut Jiwasraya Masih Memiliki Sejumlah Instrumen Investasi Ketika Umumkan Gagal Bayar

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Tim Penasehat Hukum Heru Hidayat Kresna Hutauruk menilai, PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sebenarnya masih memiliki sejumlah instrumen investasi ketika umumkan gagal ...