Bersama Organisasi Kepemudaan, HMI Deklarasikan Gerakan Indonesia Damai

Oleh Ahmad Syaikh pada hari Minggu, 19 Mei 2019 - 11:00:08 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1558238408.jpg

Pemilu 2019 (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) dan beberapa organisasi kepemudaan mendeklarasikan Indonesia damai menjelang pengumuman pemenang Pemilu Presiden (Pilpres) 22 Mei 2019.

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (19/05/2019), Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Saddam Al Jihad menyatakan ada sembilan poin deklarasi Indonesia damai.

Pertama, pihaknya menghimbau kepada semua elemen bangsa agar selalu menjaga kerukunan dan persatuan bangsa serta  menghentikan narasi-narasi bernuansa kebencian yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Kedua, sebagai bangsa masyarakat patut bersyukur telah dapat melaksanakan Pemilu 2019 secara damai, aman, dan jurdil, serta partisipasi pemilih juga sangat tinggi yaitu di atas 80 persen.

Alasannya, dunia internasional juga memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 di Indonesia yang disebut sebagai pemilu terumit di dunia.

Ketiga, pihaknya memberikan apresiasi kepada KPU dan Bawaslu karena telah berhasil menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan jurdil dan transparan.

Selain KPU dan Bawaslu, PB HMI juga memberi apresiasi kepada jajaran TNI-Polri yang telah mengawal jalannya Pemilu 2019 sehingga berlangsung dengan aman dan lancar.

Keempat, PB HMI menyatakan meski Pemilu 2019 secara umum berjalan baik, mereka merasa risau melihat sejumlah masalah dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Kelima, pihaknya mengimbau agar para peserta Pemilu 2019 agar dapat menyikapi hasil pemilu dengan bijak.

Selanjutnya, pada poin keenam, PB HMI menyatakan menolak upaya delegitimasi terhadap KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara Pemilu yang dibentuk sesuai amanat Undang-undang.

Ketujuh, PB HMI menyatakan people power dalam bentuk mengerahkan massa ke jalanan untuk menolak hasil Pemilu adalah inkonstitusional.

Kedelapan, pihaknya mengajak semua elemen menjaga kedamaian pasca-Pemilu 2019 dengan menjunjung tinggi norma hukum dan terus memperkuat solidaritas antar anak bangsa.

Terakhir, pihaknya percaya seluruh jajaran TNI-Polri akan selalu solid bersatu menjaga ketertiban umum, memberi rasa aman di tengah masyarakat, mengawal konstitusi, dan menjaga keutuhan bangsa. (ahm)

tag: #pemilu-2019  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :