Berita
Oleh mandra pradipta pada hari Rabu, 12 Jun 2019 - 09:27:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Mardani Doakan Hakim MK Jernih Melihat Data dan Fakta Persidangan

tscom_news_photo_1560306432.png
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera berharap Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan perkara sengketa Pilpres 2019 bebas dari intervensi dan adil. Para hakim MK pun didoakan jernih melihat fakta dan data persidangan.

"Kita masih percaya lembaga peradilan di Indonesia. Saya berharap MK bisa tetap adil memutus perkara sengketa Pilpres," kata Mardani di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Lebih lanjut Wakil Ketua BPN Prabowo Sandi ini juga mendoakan pimpinan MK jernih dan objektif.

"Saya mendoakan Pak Anwar Usman dan pimpinan MK lain tetap jernih dan objektif melihat fakta dan data dalam proses persidangan," ujarnya.

Mardani mengibaratkan hakim merupakan wakil Tuhan di bumi. "Mari kita doakan hakim-hakim di Indonesia bisa adil, karena adil dekat dengan takwa, dan Insya Allah dengan ketakwaan akan menghasilkan negara yang diberkahi Allah sehingga Indonesia bisa menjadi baldatun tayyibatun wa robun gofur," pungkasnya.

Diketahui, MK sendiri akan menggelar sidang perdana sengketa Pilpres pada 14 Juni. Sebelumnya, Ketua MK, Anwar Usman mengatakan menjamin lembaganya independen.(plt)

tag: #mahkamah-konstitusi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Minyak Kelapa Murni Bisa Rusak Sel Virus Corona? Ini Penjelasan Pakar dari Untan

Oleh Rihad
pada hari Saturday, 06 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Virgin coconut oil (VCO) atau minyak kelapa murni memiliki kandungan lipid yang dapat berinteraksi dengan lipid membran sel virus corona. "Sel bisa dirusak dengan ...
Berita

ABK Disiksa di Kapal China, Nekad Melompat dan Terapung 7 Jam

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anak buah kapal (ABK) asal Indonesia mengaku loncat ke laut karena tak tahan kerja penuh tekanan dan siksaan. Mereka nekad meloncat dari kapal tangkap ikan Lu Qing Yuan Yu ...